Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan melakukan peribadatan di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, pada Rabu (8/7).

Agenda itu merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia.

>>> Francois Letexier Jadi Sorotan Usai Keputusan Kontroversial di Argentina Vs Mesir, Pernah Rugikan Timnas Indonesia U-23

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Modi akan bertolak ke Yogyakarta bersama.

Mereka akan mengunjungi Candi Prambanan yang merupakan situs warisan dunia UNESCO.

Konservasi Candi Prambanan

Selain ibadah, agenda utama kunjungan tersebut adalah penandatanganan kerja sama konservasi Candi Prambanan.

Proyek konservasi akan diresmikan bersama oleh Prabowo dan Modi.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral kedua pemimpin sehari sebelumnya di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, mereka sepakat memperkuat kerja sama budaya, termasuk restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan.

Prabowo menyambut baik proyek restorasi dan konservasi candi yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun itu.

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.988 per Dolar AS pada Perdagangan Rabu Pagi

Modi menyebut dirinya merasa terhormat dapat meresmikan proyek konservasi bersama Prabowo.

Menurutnya, Candi Prambanan menjadi simbol warisan budaya bersama Indonesia dan India.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan ketertarikan India untuk terlibat dalam konservasi Prambanan telah disampaikan Modi sekitar satu setengah tahun lalu.

Dukungan India akan difokuskan pada revitalisasi Candi Perwara, yakni ratusan candi pendamping yang mengelilingi tiga candi utama Prambanan.

Fadli mengatakan dari lebih dari 200 Candi Perwara, baru enam yang telah direvitalisasi. Tiga candi utama telah selesai dipugar.

Pemerintah Indonesia dan India masih melakukan kajian teknis terkait kebutuhan konservasi, termasuk ketersediaan batu dan material asli.

Nilai kerja sama maupun kebutuhan anggaran belum ditetapkan.

>>> Hari ke-9 Kebakaran, Asap Masih Selimuti TPA Jatiwaringin

Selain itu, Indonesia dan India menetapkan periode 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara untuk memperkuat diplomasi budaya dan pendidikan.