Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau Erupsi Beruntun

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Selat Sunda, Banten, pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 02.44 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada 62 kilometer arah barat daya Sumur, Banten.
>>> Mensos Dorong Kepala Sekolah Rakyat Tingkatkan Kapasitas Diri
Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
BMKG menjelaskan gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi dengan mekanisme pergerakan naik.
Hingga pukul 03.05 WIB, belum terdeteksi adanya gempa susulan.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat
Hampir bersamaan dengan gempa, Gunung Anak Krakatau (GAK) menunjukkan peningkatan aktivitas erupsi.
Berdasarkan data PVMBG melalui aplikasi Magma Indonesia, gunung berapi di Selat Sunda itu telah erupsi sebanyak lima kali sejak dini hari.
>>> Jadwal McGregor vs Holloway di UFC 329: Duel Ulang Setelah 13 Tahun
Dalam rentang pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, amplitudo erupsi berkisar antara 24,4 hingga 26,1 mm.
Berikut rincian erupsi Gunung Anak Krakatau pada Rabu (8/7):
- Pukul 00.11 WIB: erupsi pertama, ketinggian kolom abu tidak teramati karena malam hari, amplitudo 24 mm selama 40 detik.
- Pukul 05.50 WIB: letusan dengan ketinggian kolom abu 250 meter, berwarna kelabu hingga hitam mengarah ke barat laut, amplitudo 26,1 mm selama 44 detik.
- Pukul 07.11 WIB: erupsi dengan ketinggian kolom abu 250 meter, warna kelabu hingga hitam, amplitudo 44,4 mm selama 31 detik.
- Pukul 08.42 WIB: letusan menurun menjadi 100 meter dari puncak, kolom abu hitam tebal ke barat laut, amplitudo 35 mm selama 40 detik.
- Pukul 09.35 WIB: erupsi setinggi 200 meter di atas puncak, kolom abu kelabu ke barat laut, amplitudo 49 mm selama 27 detik.
Saat ini, status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga.
PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer.
>>> Daftar Mi Instan Terbaik di Dunia 2026, Indomie Mi Goreng di Peringkat Kedua
BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
Update Terbaru
Dokumen Kredit Janggal, Kuasa Hukum Ngatini Telusuri Aliran Dana Rp70 Juta Bank Jombang
Rabu / 08-07-2026, 12:59 WIB
Pratama Arhan Resmi Gabung Persija, Reuni dengan Shin Tae-yong di Liga 1
Rabu / 08-07-2026, 12:49 WIB
Dana Pelunasan Kredit Rp2,8 Miliar Diduga Tak Masuk Sistem BSI, Kasus Terungkap dari Pengajuan Pinjaman Baru
Rabu / 08-07-2026, 12:42 WIB
Sinopsis Wajah Cinta Yang Lain, Sinetron Baru SCTV Pengganti Istiqomah Cinta
Rabu / 08-07-2026, 12:14 WIB
Mostafa Ziko Kecam Wasit, Tuding Argentina Sudah Disiapkan Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 12:07 WIB
Profil Irma Hermawati Istri Dody Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum yang Viral: Umur, Agama dan IG
Rabu / 08-07-2026, 12:05 WIB
Pelatih Mesir Tuduh Piala Dunia 2026 Diarahkan untuk Argentina
Rabu / 08-07-2026, 12:00 WIB
Utang Pinjol Warga RI Melesat Rp1,66 T dalam Sebulan per Mei 2026
Rabu / 08-07-2026, 12:00 WIB
Spek Land Cruiser 300, Barang Suap Bupati Kuansing yang Tembus Rp2 M
Rabu / 08-07-2026, 12:00 WIB
IRGC Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS dengan Rudal Pertahanan
Rabu / 08-07-2026, 12:00 WIB







