Pakar militer Amerika Serikat, Harlan Ullman, menilai Iran sengaja menyerang dua kapal dagang di Selat Hormuz sebagai bentuk ejekan terhadap Washington.

Serangan terhadap kapal yang bersandar di Teluk Persia pada Selasa (7/7) itu langsung dibalas AS dengan menggempur target-target penting Iran.

>>> Iran Balas Serangan AS, Bom 85 Situs Militer di Bahrain-Kuwait

"Menurut pandangan saya, Iran sedang mengejek Amerika Serikat," kata Ullman, pensiunan perwira Angkatan Laut AS yang kini menjabat Ketua Killowen Group, dikutip dari Al Jazeera.

Ia meyakini Teheran sengaja memilih waktu serangan bertepatan dengan prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan KTT NATO di Turki.

Ullman berpendapat Iran percaya AS akan terbatas dalam merespons karena serangan balasan yang meluas berisiko mengenai prosesi pemakaman dan dianggap kejahatan perang.

>>> Mesir Tuntut FIFA Investigasi Wasit Kontroversial lawan Argentina

"Saya percaya Iran melakukan ini untuk memajukan posisinya dalam negosiasi dengan memberikan tekanan lebih lanjut pada Amerika Serikat," ujarnya.

Ia menambahkan ketegangan ini kemungkinan mendorong kenaikan harga minyak global yang akan memberi tekanan tambahan pada Presiden AS Trump.

Ullman mengingatkan situasi di kawasan sangat serius dan bisa meluas menjadi perang regional.

>>> Profil Sosok Dody Hanggodo, Menteri PU yang Diisukan Bawa Istri dan Anak ke AS Pakai APBN, Sekjen Beri Penjelasan

"Ini adalah momen yang sangat genting dan apa pun bisa terjadi, termasuk eskalasi. Namun, demi kepentingan kedua belah pihak untuk menjaga situasi tetap terkendali," tuturnya.