Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Siapkan Lahan Penampungan Sementara
Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan lahan seluas dua hektare sebagai lokasi penampungan sementara sampah. Langkah ini menyusul kebakaran yang masih melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan, lahan tersebut disiapkan agar pelayanan pengangkutan sampah dari permukiman warga tetap berjalan normal.
>>> Senator AS Bernie Sanders Kritik PHK Xbox di Tengah Laba Microsoft Rp1.600 Triliun
Proses pemadaman di TPA Jatiwaringin masih berlangsung.
"Berjalan normal, kita sudah siapkan ada lahan dua hektar untuk ditempati sementara sifatnya," ujar Maesyal, Selasa (7/7).
Volume Sampah Capai 1.500 Ton per Hari
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menyebut volume sampah yang harus ditangani setiap hari mencapai sekitar 1.500 ton.
Penampungan sementara menjadi solusi agar aktivitas pengangkutan sampah tidak terhenti.
"Kalau kita ngitung misalkan satu hari kecilnya saja 250 truk dikali 6 kubik saja kecilnya kan 1.500 ton kan sehari," tuturnya.
>>> Anime Reborn as a Space Mercenary Umumkan Lagu Tema dari FLOW dan ASTERISM
Ujat menjelaskan, lahan yang kini difungsikan sebagai tempat penampungan sementara sebelumnya dipersiapkan sebagai fasilitas pendukung proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Area tersebut rencananya akan digunakan untuk menampung limbah sisa pembakaran berupa Fly Ash dan Bottom Ash (FABA).
Setelah kebakaran berhasil dipadamkan dan operasional TPA kembali normal, seluruh sampah yang ditampung di lokasi sementara akan dipindahkan kembali ke area TPA Jatiwaringin.
Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6). Peristiwa tersebut diduga dipicu suhu panas ekstrem yang memicu gas metana di dalam timbunan sampah.
Petugas gabungan terus berupaya memadamkan api melalui jalur darat dan udara.
>>> SEKAI NO OWARI Rilis Video Musik Kolaborasi untuk Opening Theme Jaadugar: A Witch in Mongolia
Mereka menggunakan armada pemadam kebakaran, alat berat, helikopter water bombing, serta metode inject yang diterapkan personel Manggala Agni untuk menjangkau titik api di bawah permukaan timbunan sampah.
Update Terbaru
Hakim Federal Perintahkan Pembayaran Jutaan Dolar dari Trump ke Carroll
Kamis / 09-07-2026, 02:10 WIB
Kode Redeem Free Fire 8 Juli 2026: Klaim Diamond dan Skin Gratis
Kamis / 09-07-2026, 02:09 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz: MPV Keluarga dengan Fitur Canggih dan Promo Rp50 Juta
Kamis / 09-07-2026, 02:09 WIB
NSW Kalahkan Queensland di Game III, Rebut Seri State of Origin
Kamis / 09-07-2026, 02:09 WIB
Suporter Mesir Diperiksa Lebih Ketat di Piala Dunia, Stadion Beri Klarifikasi
Kamis / 09-07-2026, 02:09 WIB
Hakim Perintahkan Trump Bayar Jutaan Dolar ke E. Jean Carroll, POTUS Banding
Kamis / 09-07-2026, 02:09 WIB
Bintang 'Storage Wars' Darrell Sheets Tinggalkan Surat Bunuh Diri
Kamis / 09-07-2026, 02:08 WIB
Cedera Warnai Kembalinya Justin Verlander Sebelum Pensiun
Kamis / 09-07-2026, 01:53 WIB
Kejutan Nominasi Emmy 2026: Sejumlah Bintang Besar Terlewat
Kamis / 09-07-2026, 01:53 WIB
FBI Selidiki Asosiasi Sepak Bola Argentina atas Dugaan Pencucian Uang
Kamis / 09-07-2026, 01:49 WIB
Hulu Rilis Docuseries Baru Kasus Pembunuh Berantai Fox Hollow Farms
Kamis / 09-07-2026, 01:49 WIB
Topan Maysak Picu Tornado Mematikan dan Ribuan Ular Kabur dari Peternakan
Kamis / 09-07-2026, 01:48 WIB
Akselerasi Pelayanan Pasien JKN dengan Sistem Biometrik di 2026
Kamis / 09-07-2026, 01:23 WIB
Trump Buka Puluhan SPBU dengan Harga BBM Murah, Pengamat Peringatkan Bencana
Kamis / 09-07-2026, 01:21 WIB







