Viral di media sosial yang menunjukkan suporter Mesir mendapat pemeriksaan keamanan lebih ketat saat memasuki stadion untuk pertandingan Piala Dunia antara Mesir dan Argentina di Atlanta.

Pihak Mercedes-Benz Stadium angkat bicara dan membantah tudingan diskriminasi.

>>> Hakim Perintahkan Trump Bayar Jutaan Dolar ke E. Jean Carroll, POTUS Banding

Seorang juru bicara stadion mengatakan bahwa suporter Mesir yang diperiksa merupakan bagian dari kelompok suporter resmi.

Mereka diperiksa untuk memastikan tidak membawa kembang api atau barang terlarang lainnya sebelum masuk melalui gerbang khusus.

Sementara itu, suporter Argentina yang terlihat tidak diperiksa adalah penonton umum yang diarahkan ke gerbang berbeda.

Mereka tetap menjalani pemeriksaan keamanan seperti biasa, hanya saja tidak di gerbang yang sama.

Dalam video yang beredar, seorang petugas keamanan menjawab 'Ya' saat ditanya apakah hanya memeriksa suporter Mesir.

>>> Bintang 'Storage Wars' Darrell Sheets Tinggalkan Surat Bunuh Diri

Juru bicara menjelaskan bahwa instruksi tersebut berlaku khusus untuk gerbang kelompok suporter.

Kekhawatiran akan diskriminasi meningkat seiring berlangsungnya turnamen Piala Dunia.

FIFA saat ini sedang menyelidiki dugaan ejekan rasial dari suporter Argentina terhadap influencer IShowSpeed.

Selain itu, seorang politikus Paraguay juga dituding melontarkan pernyataan rasis terhadap tim Prancis.

>>> Cedera Warnai Kembalinya Justin Verlander Sebelum Pensiun

Suporter Meksiko juga sempat meneriakkan yel-yel homofobik dalam beberapa pertandingan Piala Dunia.