Keributan antar penghuni indekos terjadi di Jalan Akasia XVI, Denpasar Timur, Bali, pada Rabu (8/7) dini hari sekitar pukul 02.20 WITA.

Peristiwa itu dipicu oleh sekelompok orang yang merayakan kemenangan kontroversial Timnas Argentina atas Timnas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

>>> Kejati DKI Tetapkan Bos Swasta Tersangka Baru Korupsi Belanja Rutin Kementerian PU

Selebrasi berlebihan tersebut mengganggu penghuni kos lain yang sedang beristirahat. Keributan pun direkam dan viral di media sosial.

Kronologi Keributan

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, keributan bermula dari teguran.

Saksi berinisial SD bersama penghuni indekos lain mendengar suara geber motor dan teriakan dari luar.

Mereka lalu mengecek dan mendapati sebagian peribut adalah warga indekos di seberang gang. Saksi menegur, namun karena pengaruh alkohol, teguran tidak diterima dan terjadi cekcok mulut.

Keributan berkembang menjadi baku pukul dan saling lempar batu. Warga, Pecalang, dan polisi kemudian datang dan melerai.

>>> Viking Persib Sambut Baik PSSI Cabut Larangan Suporter Tandang

Saksi lain berinisial MC mengaku habis nonton bareng Piala Dunia 2026 di wilayah Tukad Badung.

Karena Argentina menang, ia dan teman-teman merayakan dengan geber motor dan berteriak 'Argentina menang' di depan kos.

Tetangga indekos datang menegur, namun karena pengaruh alkohol, salah satu teman MC tidak terima dan terjadi keributan.

Polisi bersama Pecalang dan aparat desa melakukan mediasi. Kedua belah pihak diminta pulang ke kamar masing-masing dan tidak membuat keributan lagi.

>>> Apakah Sunscreen Bisa Kedaluwarsa? Ini Faktanya!

Akibat kejadian itu, kedua belah pihak mengalami luka lecet dan memar di punggung serta siku tangan.