Penyelidikan polisi Arizona terhadap dugaan perundungan siber yang menimpa mendiang Darrell Sheets, bintang acara 'Storage Wars', resmi ditutup tanpa tuntutan pidana.

Dokumen kepolisian yang baru dirilis menunjukkan penyidik telah memeriksa ponsel, mewawancarai saksi, dan menelusuri pesan-pesan aneh setelah kematian Sheets pada April lalu.

>>> DuckDuckGo Browser Kini Bisa Blokir Iklan YouTube

Sheets ditemukan meninggal karena bunuh diri di usia 67 tahun. Di dekat jasadnya, polisi menemukan catatan tulisan tangan yang menyebut 'Facebook bulling' — kemungkinan salah eja dari 'bullying'.

Tersangka Menolak Bekerja Sama

Polisi mewawancarai orang yang dituduh melecehkan Sheets.

Orang tersebut membantah melakukan perundungan siber, tetapi menolak menjelaskan keberadaannya saat Sheets meninggal dengan alasan menerima ancaman pembunuhan.

Penyidik menggambarkan tersangka sebagai 'sama sekali tidak kooperatif'. Tersangka juga menyangkal pernah memasuki rumah Sheets dan mengaku hubungan mereka hanya renggang.

Penyelidikan mengungkap sejumlah komunikasi aneh, termasuk pesan teks bertuliskan 'We having fun yet?' dan laporan bahwa Sheets menerima ratusan panggilan telepon dari seluruh dunia setiap hari.

>>> Taylor Frankie Paul dan Dakota Mortensen Kembali ke Pengadilan, Saksikan Langsung

Dalam satu panggilan, Sheets mendengar bisikan '50 ribu dolar'.

Jaksa penuntut akhirnya menolak mengajukan tuntutan.

Kantor Kejaksaan Kota Lake Havasu menyatakan kasus tidak bisa dilanjutkan karena Sheets sudah meninggal dan tidak bisa memberikan kesaksian.

Rene Nezhoda, rival Sheets di 'Storage Wars', sebelumnya mengungkapkan bahwa Sheets menjadi sasaran kampanye perundungan siber yang terus-menerus.

>>> Dakota Mortensen Tuding Taylor Frankie Paul Anggap Tangisan Anak 'Menyebalkan'

Ia berharap kasus ini menjadi peringatan bagi para pelaku perundungan di dunia maya.