Iran Ancam AS: Coba Kuasai Pulau Kharg, Kalian Akan Masuk Neraka
Iran kembali menegaskan sikap kerasnya terhadap Amerika Serikat. Kali ini, ancaman dilontarkan terkait rencana kontroversial Washington untuk mengambil alih Pulau Kharg.
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Iran Bidang Koordinasi, Laksamana Madya Habibollah Sayyari, memberikan peringatan tegas kepada Presiden AS Donald Trump.
>>> Ngamuk Lempari Polisi, Ini Permintaan Pendukung MBG Saat Demo di Kantor BGN
Ia menyatakan Iran tidak akan tinggal diam jika musuh mencoba mengirim pasukan ke wilayah pesisir atau pulau-pulau strategis milik Teheran.
Menurut Sayyari, rencana penguasaan wilayah untuk menempatkan pasukan di kawasan pesisir selatan Iran telah gagal diwujudkan.
Meskipun sempat menjadi bagian dari strategi militer Washington, upaya tersebut tidak pernah berhasil.
Ia menilai klaim musuh yang menyebut telah menghancurkan kekuatan militer Iran hanyalah narasi palsu. Tujuannya adalah membuka jalan bagi pengerahan pasukan ke Makran hingga Selat Hormuz.
Sayyari menegaskan bahwa wilayah pesisir Iran adalah garis merah yang tidak bisa disentuh negara mana pun. Setiap upaya invasi akan dibalas dengan kekuatan penuh.
"Pengerahan pasukan musuh di pantai adalah garis merah bagi bangsa Iran.
Selama 90 juta rakyat kami belum mati, musuh tidak akan pernah bisa mendaratkan pasukannya di tanah kami," tegasnya, dikutip Kamis (9/7).
Amerika disebut telah menyusun berbagai skenario untuk mewujudkan tujuan tersebut. Namun, seluruh rencana itu gagal karena kemampuan pertahanan Iran.
Sayyari juga menyinggung pernyataan Trump mengenai kemungkinan mengambil alih Pulau Kharg di Selat Hormuz. Menurutnya, klaim tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.
>>> Restorasi 218 Perwara Candi Prambanan Ditarget Rampung Sebelum 2029
"Trump berbicara tentang merebut pulau kami dan menempatkan pasukan di Selat Hormuz. Namun tidak satu pun dari klaim tersebut menjadi kenyataan," ujarnya.
Update Terbaru
Obsesi Cape Verde ke Messi dan Sejarah Masyarakat Negara Ini Terbentuk
Kamis / 09-07-2026, 05:22 WIB
Detail KPop Demon Hunters Sing-Along di Jakarta Akhir Pekan Ini
Kamis / 09-07-2026, 05:21 WIB
Trump Akui Lelah, Negosiasi dengan Iran Hanya Buang-Buang Waktu
Kamis / 09-07-2026, 05:21 WIB
Demo PPPK di Tidore Ricuh, Massa Berseragam Dinas Adu Jotos
Kamis / 09-07-2026, 05:21 WIB
Trump Klaim Israel Akan Mundur dari Lebanon Selatan
Kamis / 09-07-2026, 05:21 WIB
Jokowi Baru Hadir Sidang Dokter Tifa Jika Dipanggil sebagai Saksi
Kamis / 09-07-2026, 05:21 WIB
Ramalan Zodiak 9 Juli: Cancer Disarankan Lebih Santai, Virgo Perbaiki Komunikasi
Kamis / 09-07-2026, 05:21 WIB
Dragon Ball Super: Beerus Rilis Musim Gugur 2026, Remake Arc Awal Super
Kamis / 09-07-2026, 05:18 WIB
Xbox PHK Veteran Bethesda 27 Tahun, Perancang Karakter Skyrim dan Fallout
Kamis / 09-07-2026, 05:18 WIB
Mario Kart Tour Resmi Berakhir pada 29 September
Kamis / 09-07-2026, 05:18 WIB
The Pitt Dominasi Nominasi Emmy 2026 dengan 25 Nod
Kamis / 09-07-2026, 05:16 WIB
Braydon Fisher Kembali ke Blue Jays Usai Ayah Meninggal Mendadak
Kamis / 09-07-2026, 05:16 WIB
Cara Main Game Level Devil Gratis di Poki Tanpa Download
Kamis / 09-07-2026, 05:16 WIB
Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini 9 Juli 2026: Koreksi di Tengah Pelemahan Dolar AS
Kamis / 09-07-2026, 05:16 WIB







