Pemerintah Indonesia menargetkan restorasi 218 candi perwara di Kompleks Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, selesai dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Candi perwara merupakan bangunan pelengkap berukuran lebih kecil yang mengelilingi candi utama atau candi induk dalam sebuah kompleks percandian.

>>> Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Jemaah Hanya Bayar 40 Persen

Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Indira Estiyanti Nurjadin, mengatakan rencana awal proyek ini ditargetkan rampung dalam 10 tahun.

Namun, setelah pembahasan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi, pemerintah Indonesia menargetkan seluruh 218 candi perwara yang belum dipugar dapat diselesaikan sebelum 2029.

"Yang direncanakan di awal adalah project ini selesai dalam 10 tahun.

Cuman tadi mungkin karena excited juga, Pak Presiden juga sudah mengumumkan dan mungkin berbicara bersama-sama dengan PM Modi bahwa akan dicoba diselesaikan semua perwara yang belum terbangun sebelum 2029," ujar Esti di Kompleks Candi Prambanan, Rabu (8/7).

"Insyaallah bisa dilakukan, ya walaupun itu memang akan kerjaan Roro Jonggrang ya.

Tapi at least kita punya target dan kita semangat untuk menjadikan ini sebagai nantinya menjadi destinasi pariwisata tentunya," sambungnya.

Kolaborasi dengan India

Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono, menuturkan kunjungan Prabowo bersama Modi pada Rabu menjadi momentum dimulainya proyek revitalisasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan.

"Ini adalah collaborative heritage partnership dengan India, di mana kita akan memugar candi-candi ini sehingga harapannya dalam 3 hingga 5 tahun ke depan ini bisa berdiri 200 lebih candi di tambahan di Prambanan.

Sehingga bisa menjadi kompleks candi yang sangat luar biasa besar," kata Maya.