Warga Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami krisis air bersih dalam sebulan terakhir.

Kemarau panjang menyebabkan sumur-sumur warga mengering. Sementara itu, aliran Kali Cimanceri yang biasa digunakan untuk mandi dan mencuci kini diduga tercemar limbah.

>>> Katie Couric Alami Amnesia Global Transien Setelah Episode Medis

Air sungai berubah keruh dan berbau, sehingga tidak layak pakai. Warga pun terpaksa membeli air galon untuk minum, meski biayanya memberatkan.

Sejumlah relawan dari Pemuda Legok mulai menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki. Air tersebut didistribusikan ke rumah-rumah warga melalui penampungan.

Seorang warga bernama Nining mengaku sudah sebulan kesulitan air bersih. "Biasanya di kali, tapi airnya sudah sedikit dan bau.

>>> Tiga Tiket Lotre Connecticut Senilai $300.000 Belum Diklaim

Kalau minum ya beli air galon," katanya, Rabu (8/7).

Warga lain, Yadi, bersyukur atas bantuan dari relawan. "Belum ada bantuan dari pemerintah, baru dari relawan.

Saya senang sekali," ujarnya.

>>> Daftar Kode Dress to Impress Roblox Juli 2026

Yadi juga berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan rutin dan menangani pencemaran Kali Cimanceri agar sungai bisa kembali dimanfaatkan.