Eks Wakil Menteri Irak Sembunyikan Uang Korupsi Rp361 M di Galon Air
Mantan Wakil Menteri Perminyakan Irak, Adnan Al Jumaili, didapati menyembunyikan uang hasil korupsi di dalam galon-galon air.
Media Irak Channel 8 melaporkan pihak berwenang menyita sekitar Rp361 miliar uang tunai dari sejumlah galon air yang ditemukan di rumah Al Jumaili di Tikrit.
>>> Mario Kart Tour Tutup Layanan, Tanpa Versi Offline
Rinciannya, 25 miliar dinar Irak (sekitar Rp343 miliar) dan 1 juta dolar AS (sekitar Rp18 miliar).
Uang-uang itu ditemukan saat petugas menggeledah kediamannya sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.
"Tersangka menggunakan metode yang tidak biasa untuk menyembunyikan dana ilegal tersebut.
Dinar Irak dan dolar AS yang ditemukan di Tikrit telah dikemas di dalam galon air dan disembunyikan di kediaman tersebut dalam upaya menghindari deteksi oleh pasukan keamanan dan penyelidik keuangan," demikian lapor Channel 8.
Selain uang tunai, pihak berwenang juga mengamankan sekitar 5 kilogram emas selama penggeledahan.
Dengan penggerebekan terbaru ini, total jumlah uang tunai Al Jumaili yang disita menjadi 127 miliar dinar Irak atau sekitar Rp1,7 triliun dan 24 juta dolar AS atau sekitar Rp432 miliar.
>>> Final Fantasy 7: Ever Crisis Ditutup Setelah 3 Tahun, Square Enix Kembali Pukul Penggemar
Dewan Kehakiman Tertinggi Irak juga membekukan dan menyita sejumlah besar properti hunian dan kendaraan mewah miliknya.
Pihak kehakiman terus melacak aset tambahan dan memburu tersangka lain yang diduga terlibat dalam jaringan korupsi Al Jumaili.
Al Jumaili tersandung kasus korupsi usai diduga terlibat dalam penyelewengan dana publik serta penggelembungan nilai kontrak. Kasus ini mengungkap salah satu penyitaan aset korupsi terbesar di negara tersebut.
Al Jumaili diberhentikan dari jabatannya beberapa hari setelah penyidikan berjalan.
Pekan lalu, pihak berwenang menangkap puluhan orang mulai dari anggota parlemen hingga pejabat pemerintah Irak.
>>> Produsen Luncurkan Pompa Panas Indoor Saat Tarif Listrik Ancam Biaya Energi
Ketua parlemen Irak telah mencabut kekebalan hukum para anggota parlemen dan memberi lampu hijau bagi penangkapan mereka.
Update Terbaru
PM India Modi Terharu Berdoa di Prambanan: Momen Paling Berkesan
Rabu / 08-07-2026, 20:14 WIB
Waspada Modus Sebar Link Penipuan Pemutihan Pajak Kendaraan
Rabu / 08-07-2026, 20:14 WIB
Ketum Tim Pembina Posyandu Dorong Transformasi Melalui 6 Bidang SPM
Rabu / 08-07-2026, 20:13 WIB
Mesir Minta Wasit Letexier dan Timnya Didepak dari Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 20:13 WIB
Menteri Dody Batal ke AS, Pilih Tinjau Jembatan Enang-Enang di Aceh
Rabu / 08-07-2026, 20:13 WIB
Tak Kalah Mematikan, Ini Daftar 5 Jurus Dahsyat Naruto Selain Rasengan
Rabu / 08-07-2026, 20:08 WIB
Rangkaian Harlah Demokrat, AHY Bakal Safari Politik ke Semua Partai
Rabu / 08-07-2026, 20:08 WIB
Vivo Y500 dan Realme P4x Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo
Rabu / 08-07-2026, 20:08 WIB
Film Avatar Aang yang Bocor Hanya Salah Satu dari Banyak Proyek, Proyek Berikutnya Akan Diumumkan Nanti
Rabu / 08-07-2026, 20:08 WIB
iKON Guncang Manila dengan Konser 'FOUREVER' dan Janji Kembali
Rabu / 08-07-2026, 20:07 WIB
BIGBANG Dikabarkan Siap Comeback Musim Panas dengan Syuting MV Baru
Rabu / 08-07-2026, 20:07 WIB
Messi Tak Terima Kemenangan Argentina atas Mesir Disebut Kontroversial
Rabu / 08-07-2026, 20:07 WIB
Dekranas Dukung Tenun Tana Toraja Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Rabu / 08-07-2026, 20:07 WIB
Bos KAI Ungkap Alasan KRL Belum Berhenti di Stasiun Gambir
Rabu / 08-07-2026, 20:07 WIB







