Prosesi iring-iringan peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah dimulai di kota-kota suci Syiah Irak pada Rabu (8/7).

Media semi pemerintah Iran, Tasnim News, melaporkan prosesi pemakaman Khamenei di Irak sudah dimulai di Kota Najaf.

>>> Cara Cek Daftar Wilayah Penerima Bansos PKH dan BPNT 8 Juli 2026

Khamenei dan jenazah keluarganya akan menuju makam suci Imam Ali.

Menurut foto yang beredar di media, tampak puluhan ribu orang menghadiri prosesi itu.

Banyak di antara mereka yang membawa bendera merah khas Syiah dan foto Khamenei.

Saat itu suhu di Najaf mencapai 38 derajat Celsius, tetapi antusiasme warga Irak untuk memberi penghormatan terakhir tak padam.

Sebelum dibawa ke Irak, jenazah Khamenei dan keluarganya sudah disemayamkan di Teheran selama dua hari pada 4 dan 5 Juli.

Setelah itu, jenazah dibawa ke Kota Qom.

>>> Strategi Samsung Luncurkan Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8 pada 2026

Dari Qom, jenazah Khamenei diterbangkan ke kota-kota suci Irak dan akan kembali untuk dimakamkan di Iran pada 9 Juli.

Mantan pemimpin tertinggi itu akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Mashhad.

Khamenei tewas dalam serangan brutal Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.

Imbas operasi itu, anak perempuan, menantu, dan cucunya ikut tewas.

Iran tak tinggal diam. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan serangan balasan ke Israel dan pangkalan militer AS di negara-negara Arab.

Mereka juga menutup Selat Hormuz untuk menekan kedua musuhnya.

>>> Ono Surono dan KDM Sepakat Tidak Ubah Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

Di tengah prosesi itu, AS tetap menggempur militer Iran di Selat Hormuz. Situasi rute global ini pun kembali memanas.