Ono Surono dan KDM Sepakat Tidak Ubah Jawa Barat Jadi Tatar Sunda
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono membantah adanya usulan resmi untuk mengubah nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda, Sunda, atau Pasundan.
"Saya tegaskan kembali bahwa tidak ada usulan resmi, baik dari Gubernur Jawa Barat maupun dari DPRD Jawa Barat terkait hal ini," kata Ono dalam keterangannya, Rabu (8/7).
>>> Kronologi Boeing 737 K2 Airways Hilang Kontak di Laut Arab
Ono menjelaskan wacana perubahan nama berawal dari surat yang diajukan Komunitas Pengkaji Penggantian Nama Provinsi Jawa Barat pada 6 Januari 2025 kepada Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa.
Usulan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui audiensi pada 22 Mei 2025. Ketua DPRD menerbitkan nota dinas kepada Komisi I agar dilakukan pengkajian awal terhadap aspirasi tersebut.
Pada 14 Agustus 2025, Komisi I bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melakukan audiensi dengan komunitas pengusul.
Hasilnya hanya menyetujui dilakukannya kajian, bukan menyetujui perubahan nama.
"Hampir mayoritas fraksi di dewan hanya setuju untuk menindaklanjuti kajiannya. Jadi bukan langsung setuju mengubah nama Provinsi Jawa Barat," tegas Ono.
>>> Messi Ungkap Makna Selebrasi Gol ke Gawang Mesir: Momen Lega Setelah Gagal Penalti
Menurut Ono, jika kajian dilakukan, pembahasannya harus mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari yuridis, historis, sosiologis, budaya hingga dampak ekonomi.
Terlebih Jawa Barat memiliki keragaman budaya, termasuk Sunda, Betawi, dan Cirebon.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pemerintah provinsi tidak akan melakukan perubahan nama. Menurut dia, perubahan nama menjadi Tatar Sunda hanyalah karangan belaka.
"Kami tegaskan bahwa ada yang melempar wacana membuat cerita-cerita di media sosial, akan ada perubahan nama Jawa Barat jadi Tatar Sunda.
Saya katakan seluruh rangkaian itu adalah karangan orang lain. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan fokus terus bekerja, tidak akan mengurusi perubahan nama.
>>> AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran Buntut Serangan di Selat Hormuz
Namanya tetap Jawa Barat," kata Dedi di Instagram.
Update Terbaru
Purbaya Berduka, Petugas Bea Cukai Tewas saat Bertugas di Laut Riau
Rabu / 08-07-2026, 17:07 WIB
Rekor Baru Messi: Selalu Cetak Gol dalam 9 Laga Beruntun Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 17:07 WIB
3 Gudang di Taman Tekno Tangsel Terbakar, 16 Mobil Damkar Diterjunkan
Rabu / 08-07-2026, 17:07 WIB
Trump Kesal Batalkan MoU AS-Iran: 'Bajingan'
Rabu / 08-07-2026, 17:07 WIB
Ransomware AI Minim Tangan Manusia, Bisa Serang Korban Sendiri
Rabu / 08-07-2026, 17:07 WIB
Anak di Bawah Umur Jadi LC di Kafe Jembrana, Digaji per Botol Miras
Rabu / 08-07-2026, 17:07 WIB
Rupiah Ambruk ke Level Rp18.014 per Dolar AS Sore Ini
Rabu / 08-07-2026, 17:03 WIB
Scaloni: Messi Bikin Saya Merinding Usai Comeback Dramatis Argentina
Rabu / 08-07-2026, 17:03 WIB
Banjir Bandang di China, 900 Ular Berbisa Kabur dari Peternakan
Rabu / 08-07-2026, 17:03 WIB
Benny Harman Serukan Kawal Ketat RUU Pemilu, Waspada Pasal Selundupan
Rabu / 08-07-2026, 17:01 WIB
Kode Type Soul Roblox Juli 2026 Terbaru: Dapatkan Hadiah Gratis
Rabu / 08-07-2026, 17:01 WIB
Kode Redeem IDLE GOG Juli 2026 Terbaru, Dapatkan Gold dan Diamond Gratis
Rabu / 08-07-2026, 17:01 WIB
Mobil McLaren Andra ST Terbelah Dua Usai Tabrak Tiang Listrik
Rabu / 08-07-2026, 17:01 WIB
Warga Simalungun Bangun Jembatan Darurat Dua Kali, Janji Perbaikan Pemerintah Mangkrak
Rabu / 08-07-2026, 17:00 WIB







