Square Enix mengumumkan bahwa Final Fantasy 7: Ever Crisis akan berhenti beroperasi pada 6 Oktober 2026.

Game gacha yang dirilis pada September 2023 ini hanya bertahan sekitar tiga tahun.

>>> Produsen Luncurkan Pompa Panas Indoor Saat Tarif Listrik Ancam Biaya Energi

Dalam pernyataan resmi, Square Enix menyebut telah berusaha memberikan pengalaman terbaik sejak peluncuran. Namun, setelah pertimbangan matang, perusahaan memutuskan sulit untuk melanjutkan layanan.

Data Steam menunjukkan Ever Crisis pernah mencapai puncak 4.756 pemain bersamaan, kini rata-rata hanya sekitar 500 pemain.

Angka ini rendah untuk game yang terikat dengan salah satu JRPG paling dicintai.

Mata uang dalam game, Red Crystals, sudah tidak bisa dibeli lagi. Pemain masih bisa menggunakan yang tersisa hingga 6 Oktober.

Event cerita juga akan tetap berlangsung hingga penutupan.

Ever Crisis tidak hanya menceritakan ulang kompilasi Final Fantasy 7, tetapi juga menghadirkan materi orisinal. Latar belakang Sephiroth diperluas melalui alur cerita 15 tahun sebelum game asli.

>>> FIFA Tunjuk Wasit Argentina Pimpin Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Penutupan ini menjadi praktik yang membuat frustrasi dari Square Enix.

Belum ada metode preservasi yang diumumkan, meskipun penerbit berjanji akan mencari cara menjaga game tetap 'dinikmati' secara kasus per kasus.

Ironisnya, pembaruan terakhir Ever Crisis justru menghadirkan remake dari Final Fantasy 7: Before Crisis.

Spin-off mobile tahun 2004 yang hanya rilis di Jepang itu sebelumnya sudah dihentikan pada 2018.

Before Crisis berfokus pada kelompok Turks. Kini game tersebut berpotensi menjadi media yang hilang untuk kedua kalinya.

>>> Tony Blair Temui Danantara, Ungkap Minat Investor Asing ke Indonesia

Pemain memiliki waktu hingga Oktober untuk menikmati potongan Final Fantasy 7 ini.