Produsen pemanas mulai meluncurkan pompa panas indoor serbaguna pada Juli 2026.

Langkah ini merespons usulan tarif jaringan listrik baru yang berpotensi menggandakan harga listrik pada malam musim dingin di Eropa.

>>> FIFA Tunjuk Wasit Argentina Pimpin Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Menurut laporan Nieuwslens, tarif jaringan yang diusulkan akan membebani konsumen yang menggunakan listrik untuk pemanasan.

Data industri dari Vakblad Warmtepompen menunjukkan klub olahraga semakin banyak menggunakan pompa panas untuk mengimbangi pengurangan subsidi surya pada 2027.

ATAG Rilis Interion Tanpa Unit Luar

Menjawab keterbatasan ruang perkotaan, ATAG meluncurkan model Interion. Sistem pemanas hibrida udara-ke-air indoor ini tidak memerlukan mesin luar ruangan.

Pemasangannya membutuhkan saluran 250 mm dan lubang atap 300 mm, dengan segel kedap uap dan braket dinding untuk mencegah getaran pada lantai kayu.

>>> Tony Blair Temui Danantara, Ungkap Minat Investor Asing ke Indonesia

"Er moet de mogelijkheid zijn voor doorvoer naar buiten," kata Jan Henk van der Wijk, perwakilan ATAG.

Sistem ini beroperasi pada beban parsial 48 dB(A) dan menggunakan refrigeran R290 propana alami yang dijaga di bawah ambang 150 gram.

Rob Maassen, Country Manager ATAG Verwarming, mengatakan Interion menjawab realitas pasar perumahan Belanda di mana banyak rumah tidak memiliki tempat untuk unit luar.

Sementara itu, spesialis ventilasi Vasco merombak lini peralatannya menggunakan perangkat keras dari perusahaan induk Midea.

>>> Polisi Usut Kematian Dokter PPDS Unsrat Meski Tanpa Laporan Keluarga

Mereka meluncurkan seri X-change Dynamic Eco R290 dan Dynamic monoblock plug-and-play untuk menggantikan katalog lama berbasis Kermi.