Messi Gagal Penalti Beruntun, Perlukah Argentina Ganti Eksekutor?
Kegagalan beruntun Lionel Messi mengeksekusi penalti di Piala Dunia 2026 memicu perdebatan soal pergantian eksekutor Timnas Argentina.
Penyerang berusia 39 tahun itu kembali gagal saat Argentina mengalahkan Mesir 3-2 di babak 16 besar, Selasa (7/7) waktu setempat.
>>> Efek OPEC Tambah Produksi Minyak Dinilai Minim ke Harga BBM RI
Tendangan Messi dimentahkan kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Meski Messi akhirnya mencetak gol penyeimbang, kegagalan penalti keduanya di turnamen ini langsung memicu perdebatan publik mengenai siapa yang layak menjadi algojo utama Argentina selanjutnya.
Akibat kegagalan ini, Messi menorehkan rekor buruk sebagai pemain pertama yang gagal mengeksekusi dua penalti dalam satu edisi Piala Dunia.
Penalti pertama gagal saat melawan Austria di fase grup.
Sepanjang karier, Messi gagal mengeksekusi 34 dari total 150 penalti.
Di Piala Dunia (di luar adu penalti), ia melepaskan delapan tembakan dengan rasio empat gol dan empat gagal.
Pandangan Mantan Pemain
Mantan bek Newell's Old Boys, Matias Fondato, menilai situasi ini canggung karena status Messi yang dianggap seperti dewa sepak bola di Argentina.
>>> Nintendo Switch Online Tambah Wario Land dan Game Klasik Lain Juli 2026
"Bagaimana mungkin Anda tega menyuruh Messi berhenti mengambil penalti?" kata Fondato di acara World Cup Breakfast, Rabu (8/7).
Namun, Fondato meyakini Messi adalah sosok rendah hati yang mungkin akan mempermudah tim dengan berkata, "Penalti berikutnya biar diambil orang lain."
Sementara itu, mantan penyerang Aston Villa, Gabby Agbonlahor, memprediksi Messi tetap akan menjadi eksekutor saat Argentina bersua Swiss di perempat final.
"Dia akan berkata pada dirinya sendiri, 'Ayo bangkit, saya tahu cara mencetak gol dari penalti'," ujar Agbonlahor di talkSPORT.
Agbonlahor menambahkan, Messi bukan tipe yang melemparkan tanggung jawab besar kepada pemain lain.
Terlepas dari rapor merah di titik putih, Messi tetap menjadi juru selamat Argentina.
>>> Moonlight Peaks Resmi Hadir di Nintendo Switch dan Switch 2
Gol penyeimbang ke gawang Mesir memperpanjang rekor golnya di Piala Dunia menjadi 21 gol, dan ia selalu mencetak gol dalam sembilan penampilan beruntun.
Update Terbaru
Review Acer Nitro 18 AI: Layar Besar, Harga Terjangkau, Performa Terbatas
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Nintendo Akan Terus Jual Switch 1 di Luar Eropa hingga 2027
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Kunjungan Perdana Raja Charles ke Isle of Man, Akan Berpidato di Parlemen
Rabu / 08-07-2026, 21:15 WIB
Drone Ukraina Serang Tiga Kilang Minyak Canggih Rusia
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB
19 Pemain Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 Jika Kena Kartu Kuning Lagi
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB
BPOM Dukung Pengembangan Vaksin mRNA DBD Pertama di Dunia
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB
Kata-kata Terakhir Pilot Boeing 737 Sebelum Hilang Kontak di Laut Arab
Rabu / 08-07-2026, 21:14 WIB
Brabus Kini Garap Kapal Pesiar Mewah Lewat Kolaborasi dengan AB Yachts
Rabu / 08-07-2026, 21:13 WIB
9 Hari Tak Kunjung Padam, Petugas Doa Bersama di TPA Jatiwaringin
Rabu / 08-07-2026, 21:13 WIB
Wamenaker Dorong Gen Z Wirausaha: Jangan Hanya Bergantung Lowongan
Rabu / 08-07-2026, 21:13 WIB
Trump: AS Akan Serang Iran Malam Ini Setelah Batalkan MoU Damai
Rabu / 08-07-2026, 21:08 WIB
Anggota Parlemen Uni Eropa Desak Komite Etik FIFA Selidiki Infantino
Rabu / 08-07-2026, 21:08 WIB
Polisi Gelar Sayembara Rp20 Juta Tangkap Erlan Kasus Sekdin Bangkalan
Rabu / 08-07-2026, 21:08 WIB
Netflix Siap Bersaing dengan Disney dan YouTube untuk Hak Siar Piala Dunia FIFA di AS
Rabu / 08-07-2026, 21:07 WIB







