Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur membuka sayembara sebesar Rp20 juta bagi siapa pun yang memberikan petunjuk keberadaan Erlan alias E, terduga pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan berinisial RYS (51).

Korban ditemukan tewas misterius di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda pada Rabu (24/6) lalu.

>>> Netflix Siap Bersaing dengan Disney dan YouTube untuk Hak Siar Piala Dunia FIFA di AS

Kepala Tim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Aipda Sigit Dwi Susanto mengatakan sayembara tersebut murni inisiatif mandiri para penyidik dan dana pribadi dirinya bersama sejumlah rekan, bukan anggaran dinas.

"Siap [sayembara] dari kami pribadi. Dari awal kami sampaikan dana pribadi mas.

Alhamdulillah banyak informasi yang kami dapat dari netizen dan ini mulai kami dalami informasi-informasi tersebut.

Semoga ada yang bisa menuntun kami menangkap pelaku," kata Sigit yang akrab disapa Hellboy kepada CNNIndonesia. com, Rabu (8/7).

Langkah ini diambil karena video dan informasi soal terduga pelaku telah viral di berbagai media, sehingga target semakin sering berpindah-pindah lokasi.

Sayembara yang diumumkan di akun TikTok pribadinya @hellboyjatanraspolda itu disebut sebagai cara mempersempit ruang gerak Erlan dengan melibatkan partisipasi warganet.

"Karena kan sudah terlanjur viral banyak media yang ngungkap video terduga pelaku, Mas.

Jadi pelaku semakin berpindah-pindah, akhirnya kami inisiatif Mas, inisiatif pribadi untuk mempersempit ruang pelaku bergerak, Mas," katanya.

Sigit mengungkapkan ide sayembara itu berasal dari seorang tokoh organisasi yang tidak ingin disebutkan namanya.

Tokoh tersebut menawarkan bantuan dana setelah melihat rekam jejak timnya menangani sejumlah kasus pembunuhan lain.