Tiga Indikator Melemahnya Pengaruh Politik Jokowi Menurut Said Didu
Analis Kebijakan Publik Muhammad Said Didu menilai pengaruh politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mulai melemah.
Melalui unggahan di akun media sosial X pada Rabu (8/7/2026), Said Didu mengemukakan tiga gejala yang menurutnya menunjukkan perubahan tersebut.
>>> Startup AS Ingin Tempatkan Reaktor Nuklir di Lubang Sedalam 1,6 Km
Indikator Pertama: Penegakan Hukum Kasus Ijazah Palsu
Indikator pertama berkaitan dengan proses penegakan hukum dalam polemik dugaan ijazah palsu Jokowi.
Said Didu menilai penanganan perkara tersebut mulai berjalan normal. Hal itu tercermin dari tidak ditahannya Roy Suryo dan dokter Tifa, serta dikabulkannya gugatan praperadilan Roy Suryo.
Indikator Kedua: Bisnis Anak Jokowi Sepi
Indikator kedua adalah perkembangan bisnis sejumlah anak Jokowi. Said Didu menyebut beberapa perusahaan yang pernah dikaitkan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini jarang terdengar.
Ia mencontohkan Chilli Pari, Markobar, Mangkokku, dan bisnis lain di bawah PT Harapan Bangsa Kita (GK Hebat).
Said Didu juga menyoroti perusahaan milik Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
>>> Emosi Pemain Dead by Daylight Ternyata Jadi Makanan The Entity
Dari 12 perusahaan Kaesang, sebagian besar disebut sudah tidak beroperasi, seperti Sang Pisang, TernakKopi, Siap Mas, dan Es Doger.
Ia mempertanyakan kelayakan model bisnis tersebut, termasuk investasi Rp71 miliar ke perusahaan Kaesang untuk bisnis Es Doger.
Indikator Ketiga: Penolakan Safari Politik
Indikator ketiga adalah munculnya penolakan terhadap agenda safari politik Jokowi di sejumlah daerah.
Menurut Said Didu, fenomena itu menjadi sinyal bahwa pengaruh politik Jokowi tidak lagi sekuat sebelumnya. Namun, ia tidak merinci daerah atau peristiwa yang dimaksud.
>>> Nintendo Akhirnya Tambahkan Wario Land Pertama ke Switch Online
Pernyataan Said Didu merupakan pandangan pribadi. Hingga kini belum ada tanggapan dari Jokowi, Gibran, maupun Kaesang.
Update Terbaru
Messi Bawa Argentina Comeback Dramatis ke Perempat Final Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 22:43 WIB
Marta Kostyuk Menangkan Set Pertama Lawan Jasmine Paolini di Perempatfinal Wimbledon
Rabu / 08-07-2026, 22:43 WIB
Trump Sebut Iran sebagai 'Republik Islam Jepang' dalam Konferensi Pers
Rabu / 08-07-2026, 22:42 WIB
Saham Palantir Turun 37,5% Meski Pendapatan Kuartal I 2026 Tumbuh 85%
Rabu / 08-07-2026, 22:42 WIB
Ubisoft Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced dengan Visual dan Mekanik Baru
Rabu / 08-07-2026, 22:42 WIB
Wanita Tertidur di Belakang Kemudi Tesla saat Melaju di Jalan Tol, Polisi Selidiki
Rabu / 08-07-2026, 22:23 WIB
Istri Erdogan Tarik Lengan saat Macron Hendak Cium Tangan
Rabu / 08-07-2026, 22:23 WIB
Zlatko Dalic Resmi Mundur dari Kursi Pelatih Kroasia
Rabu / 08-07-2026, 22:23 WIB
Park Bo Young dan Son Suk Ku Ditawari Akting Bareng di Film Romantis
Rabu / 08-07-2026, 22:22 WIB
Cara Install 7 Aplikasi Android Gratis Paling Berguna di Tahun 2026 untuk Keamanan
Rabu / 08-07-2026, 22:22 WIB
Tantangan Dance RIIZE 'Do Your Dance' Tembus 100 Juta Views di TikTok
Rabu / 08-07-2026, 22:21 WIB
Satgas Cartenz Tetapkan 7 Tersangka Pembunuhan Pilot AS di Yahukimo
Rabu / 08-07-2026, 22:21 WIB
Pertamina Harap Cisem 2 Jadi Tulang Punggung Penyaluran Gas di Jawa
Rabu / 08-07-2026, 22:21 WIB
InJourney Sambut Kolaborasi Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Rabu / 08-07-2026, 22:21 WIB







