Palantir Technologies Inc. mencatat penurunan harga saham sebesar 37,5 persen dari level tertinggi sepanjang masa, meskipun perusahaan melaporkan ekspansi keuangan yang signifikan pada kuartal pertama 2026.

Laporan Seeking Alpha pada 8 Juli 2026 mengungkapkan bahwa pendapatan perusahaan naik 85 persen year-over-year, dengan margin laba bersih mencapai 53 persen pada periode tersebut.

>>> Ubisoft Rilis Assassin's Creed Black Flag Resynced dengan Visual dan Mekanik Baru

Divisi komersial Amerika Serikat menjadi motor utama pertumbuhan, mencatat kenaikan pendapatan 133 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Manajemen Palantir kemudian menaikkan target pendapatan tahun penuh 2026 menjadi kisaran 7,65 miliar hingga 7,66 miliar dolar AS.

>>> Wanita Tertidur di Belakang Kemudi Tesla saat Melaju di Jalan Tol, Polisi Selidiki

Jika target tersebut tercapai, perusahaan akan membukukan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 71 persen. Saat ini, Palantir memiliki kontrak backlog senilai 4,9 miliar dolar AS.

Kontraksi pasar baru-baru ini menurunkan kelipatan valuasi ekuitas dari 290 kali price-to-earnings menjadi 120 kali price-to-earnings.

>>> Istri Erdogan Tarik Lengan saat Macron Hendak Cium Tangan

Analis keuangan mencatat bahwa meskipun penyesuaian ini memberikan peluang masuk jangka panjang, alokasi portofolio yang hati-hati tetap diperlukan karena kelipatan perdagangan saat ini masih tergolong tinggi.