Jaksa federal Amerika Serikat dan agen FBI meningkatkan penyelidikan awal atas dugaan penipuan keuangan dan pencucian uang yang melibatkan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) pada 8 Juli 2026, di tengah perhelatan Piala Dunia.

Menurut laporan dari surat kabar Argentina La Nación, penyidik mulai mengambil keterangan untuk merekonstruksi bagaimana lembaga sepak bola tersebut mentransfer sekitar $300 juta melalui sistem perbankan AS.

>>> Wabah Parasit Penyebab Diare Eksplosif Meluas di AS, Peneliti Buru Sumbernya

Perusahaan Produksi Teater Jadi Pusat Penyelidikan

Penyelidikan yudisial berfokus pada TourProdEnter LLC, sebuah perusahaan milik produser teater Javier Faroni dan istrinya Erica Gillette, yang mengelola pendapatan komersial internasional dan sponsor merek AFA.

Perusahaan tersebut diduga mengalirkan setidaknya $260 juta melalui rekening di Citibank, Synovus, Bank of America, JP Morgan, dan PNC Bank, berdasarkan dokumen perbankan yang ditinjau.

Penyidik mencatat bahwa hanya sebagian dari dana jutaan dolar itu yang dapat dikaitkan langsung dengan biaya operasional yang dapat diverifikasi dari badan pengatur sepak bola Argentina.

Tambahan $57 juta diduga dialirkan ke berbagai perusahaan eksternal, yang asal-usul dan tujuan akhirnya sedang dianalisis secara ketat oleh agen federal.

Kasus internasional ini berawal dari peringatan keamanan yang dikirimkan ke otoritas AS pada September 2024 oleh Patricia Bullrich, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Keamanan Argentina.

>>> Zhao Liying Dikabarkan Hamil Anak Kedua, Agensi Bantah

Meskipun FBI awalnya menilai bukti tidak cukup untuk meluncurkan kasus pidana, berkas tersebut berkembang signifikan pada awal 2026 karena adanya bukti perbankan baru.

Pengusaha Guillermo Tofoni, pelapor awal atas kerangka keuangan tersebut, memberikan kesaksian resmi, mendorong Departemen Kehakiman untuk mempertimbangkan memanggil mantan pejabat pemerintahan Javier Milei.

Jaksa yang berbasis di Washington DC, Patrick Gushue dan Christopher Ting, bersama jaksa Distrik Selatan Florida Michael Berger, kini memimpin penyelidikan kejahatan keuangan khusus.

Presiden AFA Claudio Tapia sedang mendampingi tim nasional di Amerika Serikat setelah memperoleh izin perjalanan hukum dari pengadilan Argentina dengan memberikan jaminan multimiliar dolar.

>>> KARD Umumkan Rencana Bubar, Tutup Perjalanan dengan Tur dan Album Terakhir

Tapia juga menghadapi tantangan hukum domestik terpisah di Argentina terkait dugaan penahanan iuran pensiun karyawan dan pajak negara yang tidak semestinya.