Blizzard Akui Penghapusan Add-on Raid di WoW Kontroversial, tapi UI Baru Dianggap Sukses
Blizzard mengambil langkah berani dengan menghapus add-on pertempuran di World of Warcraft bersamaan dengan perilisan ekspansi Midnight. Keputusan ini memicu reaksi beragam dari komunitas.
Direktur WoW, Ion Hazzikostas, menegaskan bahwa mekanisme raid tidak pernah dirancang dengan asumsi add-on akan digunakan untuk menyelesaikannya.
>>> Bos Grove Street Games Bela GTA Trilogy Remasters: Banyak yang Nikmati
Menurutnya, pemain seharusnya mengatasi tantangan secara lebih organik.
Dalam wawancara dengan PCGamesN, Hazzikostas mengakui bahwa perubahan UI yang menyertai penghapusan add-on menuai kontroversi. Namun, ia menyebut bahwa secara keseluruhan UI baru telah berhasil.
"Saya tahu ini mungkin pernyataan kontroversial, tetapi secara keseluruhan [UI baru] telah sukses sejauh ini," ujar Hazzikostas. Ia menambahkan bahwa pengembangan masih berlanjut dan belum sempurna.
Hazzikostas meyakinkan bahwa sebagian besar pemain masih bisa menyelesaikan konten yang sama seperti sebelumnya. Bahkan, lebih banyak pemain kini melakukannya tanpa merasa perlu mencari alat eksternal.
>>> Video 'Mongolia Arc' Anime Jaadugar: A Witch in Mongolia Ungkap Tiga Pengisi Suara Baru
Blizzard berkomitmen untuk terus meningkatkan antarmuka dasar dan memberdayakan pembuat add-on. Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan, bukan menghapus semua yang sudah dikenal pemain.
Perubahan ini disebut sebagai upaya menciptakan pengalaman yang lebih mudah diakses dan lapangan bermain yang lebih setara.
Reaksi negatif muncul karena add-on telah menjadi bagian dari WoW selama 20 tahun.
>>> Pengadilan Banding AS Blokir Pemulihan Nama Trump di Kennedy Center
Meskipun demikian, add-on masih ada di WoW, hanya saja tidak lagi berfungsi seperti dulu. Blizzard ingin membuka pintu baru bagi pemain di raid, dungeon, delve, dan lainnya.
Update Terbaru
Akselerasi Pelayanan Pasien JKN dengan Sistem Biometrik di 2026
Kamis / 09-07-2026, 01:23 WIB
Trump Buka Puluhan SPBU dengan Harga BBM Murah, Pengamat Peringatkan Bencana
Kamis / 09-07-2026, 01:21 WIB
Item Paling Langka di Clair Obscur: Expedition 33, Termasuk Senjata Baguette yang Hanya 6% Pemain Temukan
Kamis / 09-07-2026, 01:21 WIB
Persona 4 Revival Ubah Adegan Kontroversial Yosuke agar Lebih Sesuai Zaman
Kamis / 09-07-2026, 01:21 WIB
The Ghost in the Shell oleh Science SARU Rilis Trailer Bersuara dan Visual Baru
Kamis / 09-07-2026, 01:18 WIB
Hyundai Ioniq V Hadir dengan Pilihan Warna Berani, Termasuk Ungu dan Emas
Kamis / 09-07-2026, 01:18 WIB
Perempat Final Piala Dunia 2026: Empat Juara Dunia Hadapi Kuda Hitam
Kamis / 09-07-2026, 01:18 WIB
Keributan di Denpasar Usai Argentina Menang, Dipicu Selebrasi Geber Motor
Kamis / 09-07-2026, 01:15 WIB
Kejati DKI Tetapkan Bos Swasta Tersangka Baru Korupsi Belanja Rutin Kementerian PU
Kamis / 09-07-2026, 01:14 WIB
Viking Persib Sambut Baik PSSI Cabut Larangan Suporter Tandang
Kamis / 09-07-2026, 01:14 WIB
Apakah Sunscreen Bisa Kedaluwarsa? Ini Faktanya!
Kamis / 09-07-2026, 01:14 WIB
5 Manfaat Merendam Wajah dengan Air Es di Pagi Hari Menurut Ahli
Kamis / 09-07-2026, 01:14 WIB
Menkeu Respons Usulan Said Iqbal Hapus Pajak JHT: Dampak ke Pendapatan Negara Dikaji
Kamis / 09-07-2026, 01:14 WIB
Jokowi Hanya Hadir di Sidang Saat Jadi Saksi Korban Kasus Dokter Tifa
Kamis / 09-07-2026, 01:14 WIB







