Blizzard mengambil langkah berani dengan menghapus add-on pertempuran di World of Warcraft bersamaan dengan perilisan ekspansi Midnight. Keputusan ini memicu reaksi beragam dari komunitas.

Direktur WoW, Ion Hazzikostas, menegaskan bahwa mekanisme raid tidak pernah dirancang dengan asumsi add-on akan digunakan untuk menyelesaikannya.

>>> Bos Grove Street Games Bela GTA Trilogy Remasters: Banyak yang Nikmati

Menurutnya, pemain seharusnya mengatasi tantangan secara lebih organik.

Dalam wawancara dengan PCGamesN, Hazzikostas mengakui bahwa perubahan UI yang menyertai penghapusan add-on menuai kontroversi. Namun, ia menyebut bahwa secara keseluruhan UI baru telah berhasil.

"Saya tahu ini mungkin pernyataan kontroversial, tetapi secara keseluruhan [UI baru] telah sukses sejauh ini," ujar Hazzikostas. Ia menambahkan bahwa pengembangan masih berlanjut dan belum sempurna.

Hazzikostas meyakinkan bahwa sebagian besar pemain masih bisa menyelesaikan konten yang sama seperti sebelumnya. Bahkan, lebih banyak pemain kini melakukannya tanpa merasa perlu mencari alat eksternal.

>>> Video 'Mongolia Arc' Anime Jaadugar: A Witch in Mongolia Ungkap Tiga Pengisi Suara Baru

Blizzard berkomitmen untuk terus meningkatkan antarmuka dasar dan memberdayakan pembuat add-on. Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan, bukan menghapus semua yang sudah dikenal pemain.

Perubahan ini disebut sebagai upaya menciptakan pengalaman yang lebih mudah diakses dan lapangan bermain yang lebih setara.

Reaksi negatif muncul karena add-on telah menjadi bagian dari WoW selama 20 tahun.

>>> Pengadilan Banding AS Blokir Pemulihan Nama Trump di Kennedy Center

Meskipun demikian, add-on masih ada di WoW, hanya saja tidak lagi berfungsi seperti dulu. Blizzard ingin membuka pintu baru bagi pemain di raid, dungeon, delve, dan lainnya.