Persaingan untuk mendapatkan hak siar Piala Dunia FIFA 2030 dan 2034 di Amerika Serikat diperkirakan akan menjadi salah satu kesepakatan terbesar dalam sejarah penyiaran olahraga.

Menurut laporan CNBC Sport, Netflix, Disney, dan YouTube yang dimiliki Alphabet termasuk perusahaan yang tertarik mengakuisisi hak tersebut.

>>> Enola Holmes 3 Raih 20,3 Juta Tayangan di Akhir Pekan Perdana, Turun 32% dari Sekuel Sebelumnya

Langkah ini berpotensi mengakhiri dominasi Fox yang telah lama memegang hak siar turnamen di AS.

Para eksekutif industri dilaporkan menganggarkan antara 1,5 miliar hingga 2 miliar dolar AS untuk setiap turnamen. Angka ini mencerminkan meningkatnya nilai konten olahraga langsung di era streaming.

Strategi Baru FIFA Tingkatkan Persaingan

Berbeda dengan kesepakatan sebelumnya, FIFA dikabarkan akan menjual hak siar bahasa Inggris dan Spanyol di AS sebagai satu paket.

Langkah ini dirancang untuk memaksimalkan nilai hak siar dengan mendorong tawaran yang lebih besar dari perusahaan yang menjangkau seluruh negeri.

Untuk Piala Dunia 2026, Fox memegang hak siar bahasa Inggris, sementara Telemundo milik NBCUniversal memperoleh paket bahasa Spanyol.

Penjualan kedua hak secara bersamaan untuk turnamen mendatang dapat mengubah peta persaingan secara signifikan.

Perwakilan FIFA, Netflix, Disney, dan YouTube menolak berkomentar mengenai laporan tersebut, menurut CNBC Sport.

Platform Streaming Lihat Piala Dunia sebagai Peluang Besar

Ketertarikan ini menunjukkan betapa berharganya olahraga langsung premium bagi layanan streaming yang ingin menarik dan mempertahankan pelanggan.

>>> Nintendo Umumkan Lineup San Diego Comic-Con 2026 dengan Hands-On Pertama Nintendo Switch Sports Resort dan Splatoon Raiders

Netflix telah memperkuat hubungannya dengan FIFA setelah mendapatkan hak siar Piala Dunia Wanita 2027 dan 2031.