Tiga Pegawai Kafe de'Clan di Cipete Dibawa Polisi Usai Penggeledahan
Penyidik Polda Metro Jaya bersama Kortastipidkor Polri membawa tiga orang pegawai kafe de'Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan, untuk dimintai keterangan, Rabu (8/7) malam.
Ketiga saksi tersebut dibawa usai penggeledahan yang dilakukan sejak siang hari di dua tempat usaha, yaitu kafe de'Clan Signature dan Koin Money Changer.
>>> PM India Modi Janji Restorasi Prambanan Rampung Sebelum 2029
Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto membenarkan bahwa tiga orang yang dibawa adalah pegawai kafe tersebut.
Pantauan di lokasi, ketiga orang diduga saksi itu dibawa menggunakan mobil Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama barang bukti yang disita.
Mereka kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya dengan pengawalan personel Brimob.
Dalam penggeledahan, polisi menyita uang senilai total Rp67,2 miliar dari de'Clan Signature dan Koin Money Changer.
Uang tersebut terdiri dari pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura.
Totok merinci, dari de'Clan disita SGD3.130.000 dalam pecahan SGD100, US$889.965, dan uang tunai rupiah Rp259.159.000, yang jika dikonversi total sekitar Rp60 miliar.
>>> Pocketpair Tak Naikkan Harga Palworld Setelah Versi 1.0, Tetap $29,99
Sementara dari Koin Money Changer, polisi menyita 71 item barang bukti dan 16 jenis uang asing dengan total sekitar Rp7,2 miliar.
Selain uang, polisi juga menyita sejumlah dokumen dan barang elektronik untuk pendalaman lebih lanjut.
Penggeledahan ini terkait penanganan tiga perkara, yaitu korupsi dan pencucian uang dalam perkara PLN BB, Asabri tahun 2020-2025, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Macbon mengatakan penanganan perkara ini berawal dari dua laporan polisi.
Laporan pertama terkait dugaan korupsi dan TPPU dalam penanganan hukum oleh oknum pegawai negeri dalam perkara PT Asabri dan Asuransi Jiwasraya periode 2020-2025.
Laporan kedua terkait dugaan korupsi dan TPPU dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI oleh pegawai negeri pada periode yang sama.
>>> Bocoran Renders Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9 Tampilkan Desain Terbaru
Polisi melakukan penggeledahan di sekitar delapan lokasi untuk memenuhi alat bukti.
Update Terbaru
IndoBuildTech Expo Part 1 2026 Resmi Dibuka, Tampilkan Inovasi dari 11 Negara
Rabu / 08-07-2026, 23:18 WIB
Menteri Ekraf: Rindekraf Bukti Nyata Dukungan Presiden Prabowo
Rabu / 08-07-2026, 23:18 WIB
Timnas Inggris Krisis Bek Kanan Jelang Hadapi Norwegia
Rabu / 08-07-2026, 23:18 WIB
Backlash Sony Tinggalkan Disc PlayStation, Gamer Protes Keras
Rabu / 08-07-2026, 23:15 WIB
FTISLAND Buktikan Warisan 19 Tahun Rock di Konser Singapura
Rabu / 08-07-2026, 23:14 WIB
BMW X5 Baru Wajibkan Pembeli Awal Bayar Rp17 Juta untuk Hiasan Batu Slate
Rabu / 08-07-2026, 23:14 WIB
Polisi Bongkar Jaringan Perdagangan Anak Jadi PSK di Bekasi dan Jakbar
Rabu / 08-07-2026, 23:14 WIB
Uni Eropa Buka Suara soal Ambisi Trump Caplok Greenland
Rabu / 08-07-2026, 23:14 WIB
IOC Cabut Sementara Penangguhan Rusia, Bisa Ikut Olimpiade Lagi?
Rabu / 08-07-2026, 23:14 WIB
Lantai 2 Kafe de'Clan di Cipete Disegel Polisi Usai Penggeledahan
Rabu / 08-07-2026, 23:14 WIB
Megawati Kunjungi Timor Leste, Akan Terima Penghargaan Tertinggi
Rabu / 08-07-2026, 23:13 WIB
Kesuksesan Space Marine 2 Ubah Segalanya bagi Saber Interactive
Rabu / 08-07-2026, 23:13 WIB
Pengisi Suara Solid Snake David Hayter Tolak Masa Depan Digital Sony: 'No Disc, No Buy'
Rabu / 08-07-2026, 23:13 WIB
Tilly Norwood, Aktor AI Pertama, Debut di Film Layar Lebar
Rabu / 08-07-2026, 23:08 WIB







