Uni Eropa angkat bicara terkait pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali menyinggung keinginan menguasai Greenland.

Juru bicara Uni Eropa Olof Gill menegaskan bahwa masa depan Greenland sepenuhnya hak pulau tersebut dan Denmark.

>>> IOC Cabut Sementara Penangguhan Rusia, Bisa Ikut Olimpiade Lagi?

"Integritas wilayah, kedaulatan nasional, dan perbatasan merupakan prinsip dasar hukum internasional," kata Gill pada Rabu (8/7), dikutip AFP.

Gill menambahkan, "Uni Eropa bersama orang-orang Denmark dan Greenland."

Pernyataan Trump di KTT NATO

Pernyataan Uni Eropa muncul setelah Trump kembali menyinggung Greenland saat KTT NATO di Turki, Selasa (7/7).

Trump mengatakan Greenland seharusnya dikendalikan AS, bukan Denmark, karena Denmark dinilai kurang membantu pulau tersebut.

"Greenland seharusnya dikendalikan Amerika Serikat, bukan Denmark," ujar Trump.

>>> Lantai 2 Kafe de'Clan di Cipete Disegel Polisi Usai Penggeledahan

Ia juga menyebut persoalan ini merusak hubungan AS dengan NATO karena Denmark tidak mengeluarkan cukup dana untuk Greenland.

Meski tahu keinginannya ditolak Denmark, Trump mengaku kecewa karena AS telah banyak membantu Denmark menghadapi Rusia.

Tanggapan Denmark

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menegaskan bahwa Denmark mengharapkan sekutu yang menghormati kedaulatan kerajaan.

"Sudah menjadi posisi yang diketahui umum bahwa Amerika Serikat ingin memiliki dan mengambil alih Greenland," kata Frederiksen.

>>> Megawati Kunjungi Timor Leste, Akan Terima Penghargaan Tertinggi

"Saya harap hal ini juga diketahui secara umum bahwa itu tidak akan terjadi," imbuhnya.