Nintendo memastikan bahwa konsol Switch generasi pertama tidak akan sepenuhnya pensiun tahun depan. Perusahaan akan terus menjual perangkat tersebut di luar kawasan Eropa hingga 2027.

Pernyataan ini disampaikan Nintendo kepada IGN sebagai klarifikasi atas rencana penghentian penjualan Switch di Eropa yang diumumkan sebelumnya.

>>> Kunjungan Perdana Raja Charles ke Isle of Man, Akan Berpidato di Parlemen

Banyak penggemar khawatir langkah itu menandai akhir dari konsol hybrid tersebut secara global.

"Kami berencana untuk terus menjual Nintendo Switch di luar wilayah tempat Nintendo of Europe beroperasi," demikian bunyi pernyataan resmi Nintendo.

Kabar ini melegakan para pengguna setia Switch di Amerika, Asia, dan kawasan lainnya.

Produksi Berlanjut, Pengiriman ke Eropa Berakhir Februari 2027

Nintendo sebelumnya mengumumkan bahwa model dasar Switch, Switch Lite, dan Switch OLED akan terus diproduksi sepanjang 2026 dan tersedia luas di Eropa tahun itu.

Namun, produksi akan dihentikan pada 2027.

>>> Drone Ukraina Serang Tiga Kilang Minyak Canggih Rusia

"Mulai pertengahan Februari 2027, hampir 10 tahun setelah peluncuran Switch pada Maret 2017, Nintendo tidak lagi menjual perangkat keras keluarga Nintendo Switch ke pengecer," tulis Nintendo.

Penjualan melalui Nintendo Store juga akan berakhir pada waktu yang sama.

Keputusan ini terkait dengan regulasi Uni Eropa tentang pengurangan limbah elektronik.

Nintendo juga akan merilis Switch 2 dengan baterai yang dapat diganti pada awal tahun depan untuk memenuhi aturan tersebut.

>>> 19 Pemain Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 Jika Kena Kartu Kuning Lagi

Meski Switch 1 masih dijual di luar Eropa, masa depannya mulai tidak pasti. Nintendo kini mengalihkan fokus ke Switch 2 untuk perilisan perangkat lunak baru.