Acer Nitro 18 AI hadir sebagai laptop gaming 18 inci dengan harga yang lebih ramah di kantong.

Dengan banderol mulai £1.749,99 untuk varian RTX 5070 Ti, laptop ini menawarkan layar besar tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

>>> Nintendo Akan Terus Jual Switch 1 di Luar Eropa hingga 2027

Namun, untuk mencapai harga tersebut, Acer melakukan beberapa kompromi.

Laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen AI 9 365, bukan Intel Core Ultra 9 yang biasa ditemukan di laptop sekelasnya.

RAM juga hanya 16GB, setengah dari yang biasanya ada pada sistem RTX 5070 Ti.

Performa: Kurang Bertenaga untuk Kelasnya

Dalam pengujian, performa Acer Nitro 18 AI berada di bawah ekspektasi untuk laptop RTX 5070 Ti.

Skor sintetis seperti Fire Strike dan Steel Nomad menunjukkan bahwa GPU bekerja baik, namun CPU menjadi penghambat.

Pada game ringan seperti Shadow of the Tomb Raider di resolusi FHD, Nitro 18 AI tertinggal dari kompetitor seperti Acer Predator Helios Neo 16S AI.

Namun, pada resolusi 1600p, laptop ini justru unggul di beberapa game seperti Cyberpunk 2077.

>>> Kunjungan Perdana Raja Charles ke Isle of Man, Akan Berpidato di Parlemen

Secara keseluruhan, frame rate masih di atas 60 fps di pengaturan High dan Highest pada 1080p, kecuali di Horizon Zero Dawn: Remastered yang sedikit di bawah angka tersebut.

Desain dan Layar

Salah satu keunggulan Acer Nitro 18 AI adalah desainnya yang ramping untuk ukuran laptop 18 inci.

Dengan ketebalan hanya 0,98 inci dan bobot 3,02 kg, laptop ini lebih tipis dari kebanyakan pesaingnya.

Tampilannya juga sederhana dengan bodi hitam polos dan logo 'N' mengilap di bagian belakang. Keyboard dengan RGB lighting menjadi aksen warna-warni yang kontras.

Layar QHD+ 18 inci dengan refresh rate 165Hz menawarkan kualitas gambar yang solid meski bukan OLED. Untuk harga segini, panel ini sudah cukup memuaskan.

Secara keseluruhan, Acer Nitro 18 AI adalah pilihan menarik bagi gamer yang menginginkan layar besar dengan anggaran terbatas.

>>> Drone Ukraina Serang Tiga Kilang Minyak Canggih Rusia

Namun, jika performa adalah prioritas utama, ada baiknya mempertimbangkan opsi lain dengan prosesor yang lebih bertenaga.