Petugas gabungan berhasil mengendalikan sekitar 50 persen dari total area kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (7/7).

Kebakaran yang telah berlangsung selama delapan hari itu melanda area seluas 18 hektare.

>>> Menteri PU Akan Cek Langsung Kualitas Jembatan Swadaya Warga Aceh

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan menyebut progres pemadaman terus menunjukkan perkembangan positif.

Selain pengendalian api, tingkat pembersihan lokasi terdampak juga telah mencapai sekitar 70 persen. "Ini kemarin saya laporkan 45 persen.

Dan saat ini sudah hampir 50 persen lahan kebakaran kita kendalikan. Karena kita sudah menyasar ke arah barat TPA Jatiwaringin," kata Djohan.

Tantangan Pemadaman

Proses pemadaman menghadapi tantangan karena karakteristik kebakaran di TPA menyerupai kebakaran lahan gambut.

Api menyala di bawah timbunan sampah sehingga sulit dijangkau, ditambah keberadaan material seperti plastik dan pecahan kaca yang membahayakan petugas.

Metode penguraian dilakukan dengan mengerahkan alat berat seperti buldoser dan ekskavator untuk mengais dan membongkar tumpukan sampah yang masih mengeluarkan asap.

>>> Daftar 50 Pemain Timnas Indonesia Ikut TC Persiapan Piala AFF 2026

Tim Manggala Agni juga melakukan pendinginan menggunakan metode inject, yakni menyuntikkan air langsung ke dalam timbunan sampah.

Operasi pemadaman saat ini dipusatkan di sektor utara, selatan, dan barat TPA.

Dukungan pasokan air dilakukan secara bergantian menggunakan puluhan mobil tangki berkapasitas 4.000 hingga 5.000 liter.

Sekitar 500 personel gabungan dikerahkan dengan fokus penanganan di sektor barat mengikuti arah embusan angin.

Operasi udara juga diperkuat menggunakan empat helikopter water bombing untuk menjangkau titik api yang sulit diakses dari darat.

>>> Kebakaran Asrama TNI Rindam Hasanuddin, 6 Rumah Hangus Terbakar

Djohan menegaskan bahwa operasi akan terus dilakukan hingga api benar-benar padam. Jika status darurat dua minggu berlalu dan kebakaran belum tuntas, SK darurat akan diperpanjang oleh pemerintah daerah.