Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan serangan baru terhadap Iran pada Rabu (8/7). Perintah itu disampaikan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara.

Trump juga memperingatkan akan ada konsekuensi yang "jauh lebih buruk" jika Teheran terus menyerang kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

>>> Pernah Juara di Sachsenring, Veda Ega Bangkit di Moto3 Jerman?

Pusat Komando Militer AS (US Centcom) menegaskan serangan tersebut sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal dagang sekutu AS di dekat Selat Hormuz.

"Malam ini kami akan menghantam mereka dengan keras. Mereka melanggar perjanjian setiap hari," kata Trump di sela-sela KTT NATO di Ankara, Rabu (9/8).

>>> Pertamina dan Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem SAF di Indonesia

Media pemerintah Iran melaporkan terjadi ledakan di sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatan negara itu.

>>> Dokter Ingatkan Efek Kebakaran TPA Jatiwaringin Bisa Sefatal Ini

Hal itu terjadi setelah Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan gelombang baru serangan.