Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menuduh Amerika Serikat telah menghancurkan jembatan penghubung menuju Kota Mashhad pada Kamis (9/7).

Mashhad merupakan kota kelahiran mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan tempat ia akan dimakamkan.

>>> Mobil Dinas TNI Kecelakaan di Exit Tol Slipi, Diduga Sopir Mengantuk

IRGC menegaskan bahwa serangan balasan mereka ke Bahrain dan Kuwait merupakan pembalasan atas serangan terhadap provinsi-provinsi pesisir selatan serta terhadap "dua jembatan di provinsi-provinsi timur menuju kota suci Mashhad".

IRGC menuduh AS sengaja menyerang dua jembatan tersebut untuk menghalangi upacara pemakaman "bersejarah".

Mereka memperingatkan bahwa jika AS mengulangi serangannya, "tanggapan keras Iran akan diperluas untuk mencakup pangkalan-pangkalan Amerika lainnya di wilayah tersebut".

>>> BEI Siapkan Reformasi Lanjutan Pasar Modal Usai Peringatan S&P DJI

Sebelumnya, stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan serangan rudal terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat, dengan melibatkan tujuh proyektil.

Ketujuh proyektil disebut mengarah ke Jembatan Aq Tekeh Khan di luar kota Aqqala. Dua di antaranya mengakibatkan ledakan di jalur kereta api, demikian dilaporkan Al Jazeera.

>>> FinanceAsia 2026 Akui Akselerasi Bisnis Berkelanjutan Bank Mandiri

IRGC mengabarkan tidak ada korban jiwa dalam serangan ini.