Polda Bali tengah menyelidiki dugaan penculikan seorang pria warga negara Rusia berinisial AI (41). Aksi ini dilakukan oleh setidaknya dua orang tak dikenal.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengatakan tim gabungan telah bergerak melakukan penyelidikan mendalam. Peristiwa terjadi di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

>>> 7 Cara Efektif Membantu Anak Lebih Berani Bicara di Depan Orang Lain

"Benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana penculikan dan pemerasan terhadap seorang WNA Rusia.

Saat ini tim di lapangan sedang mengumpulkan seluruh bukti dan petunjuk untuk mengidentifikasi para pelaku," kata Ariasandy, Kamis (9/7).

Kronologi Penculikan

Peristiwa bermula pada Kamis (2/7) sekitar pukul 21.35 WITA. Korban yang berprofesi sebagai wiraswasta sedang dalam perjalanan pulang dari Restoran Hedonist menuju tempat tinggalnya.

Saat melintas di antara Jalan Uluwatu-Jalan Belimbing Pecatu, korban tiba-tiba diadang sebuah mobil hitam.

Dua pelaku misterius yang mengenakan masker langsung memborgol tangan korban menggunakan borgol plastik dan menutup kepalanya.

Korban kemudian dibawa dan disekap di sebuah rumah berlantai dua selama kurang lebih 30 jam. Selama penyekapan, korban mengalami kekerasan fisik berupa pukulan dan tendangan.

"Pelaku memaksa korban untuk menyerahkan password akun kripto miliknya," imbuh Ariasandy. Selain menguras aset digital, pelaku juga merampas ponsel korban.

Pelaku bahkan mengambil kunci vila yang berada di dasbor motor korban untuk membobol vila tempat tinggalnya. Dari vila, pelaku mengambil handphone lain yang berisi akses akun kripto.

Setelah melancarkan aksinya, pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 04.00 WITA, para pelaku membuang korban di pinggir Jalan Prabu Udayana, tepatnya di depan Rumah Sakit Universitas Udayana (Unud), Jimbaran.