Bonnie Tyler mencapai tonggak monumental dalam karier musiknya. Lagu legendarisnya, "Total Eclipse of the Heart," secara resmi melampaui satu miliar streaming di Spotify.

Penyanyi asal Wales ini memulai karier dengan perubahan gaya yang khas. Ia beralih dari musik country dan disko ke soft rock.

>>> Verifikasi Wajah untuk SIM Resmi Berlaku, Kemkomdigi Awasi Pelaksanaan

Terobosan awalnya di Inggris datang lewat hit "Lost in France" pada 1976 dan "It's a Heartache" setahun kemudian.

Pada masa itu, suara Tyler mengalami perubahan signifikan.

Awalnya bersuara manis, operasi untuk mengangkat nodul pita suara membuatnya memiliki suara serak yang khas, mirip Rod Stewart.

"It's a Heartache" sukses besar dengan penjualan enam juta kopi.

Namun, mempertahankan momentum itu sulit. Label rekamannya kesulitan menentukan arah musiknya, mendorongnya ke berbagai gaya termasuk disko dan easy listening.

Mencari jalur kreatif baru, Tyler menghubungi penulis lagu dan produser Jim Steinman. Saat itu, Steinman ingin membangun kembali reputasinya setelah kemunduran komersial bersama Meat Loaf dan proyek solonya.

Steinman memperkenalkan gaya rock dramatis dan operatik yang cocok dengan vokal kuat Tyler. Kolaborasi awal mereka termasuk cover "Have You Ever Seen the Rain?"

milik Creedence Clearwater Revival.

Kerja sama ini memuncak pada penciptaan "Total Eclipse of the Heart."

>>> Indonesia Usulkan Koalisi Global Lindungi Anak dari Risiko AI di Forum PBB

Lagu epik berdurasi tujuh menit ini menampilkan pipa organ, vokal latar dramatis, dan produksi teatrikal yang melampaui batas pop konvensional.

Dominasi Tangga Lagu Global dan Warisan

Lagu dramatis ini dengan cepat menjadi fenomena global.

Ia meraih status platinum di sembilan negara dan menduduki posisi nomor satu di tangga lagu kedua sisi Atlantik.