Hakeem Jeffries Abaikan Potensi Tantangan Kepemimpinan dari Kandidat Progresif
Pemimpin Partai Demokrat di DPR AS, Hakeem Jeffries, menepis kekhawatiran tentang potensi tantangan kepemimpinan dari gelombang kandidat progresif anti kemapanan menjelang pemilu paruh waktu November 2026.
Pernyataan itu disampaikan Jeffries pada 8 Juli 2026, menanggapi laporan The New York Times dan The Guardian.
>>> Tom Hanks Rayakan Ulang Tahun ke-70, Karier Akting Tetap Bergelora
Jeffries menyatakan keyakinannya bahwa Demokrat akan meraih mayoritas yang stabil, sehingga tidak akan menghadapi kesulitan pemerintahan seperti yang dialami Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson.
"Saya tidak berpikir kita akan menghadapi masalah itu," ujar Jeffries. Ia juga menambahkan bahwa mayoritas yang diraih tidak akan sekecil yang dialami Johnson.
Peringatan dari Mantan Staf Kepemimpinan Republik
Sementara itu, mantan staf kepemimpinan Partai Republik, John Leganski, dalam buku barunya memperingatkan bahwa munculnya kandidat progresif dapat menekan pemimpin Demokrat, mirip konflik internal di Partai Republik.
Leganski menunjuk pada kemenangan Melat Kiros yang mengalahkan petahana lama Diana DeGette di Colorado sebagai indikasi perubahan tuntutan pemilih.
Ia mencontohkan pernyataan seorang kandidat di Colorado yang menolak memilih pemimpin yang menerima uang dari PAC korporat.
>>> Heidi Klum Tolak Tren Penurunan Berat Badan Hollywood, Pilih Tubuh Berisi
"Saya jamin, kantor Hakeem Jeffries membaca komentar itu dan khawatir," kata Leganski.
Leganski melihat paralel struktural dalam evolusi kedua partai. "Partai Demokrat tertinggal sekitar 10 tahun dari Partai Republik dalam evolusi ini," ujarnya.
Ia juga berpendapat bahwa DPR berubah menjadi sistem semi-parlementer, di mana faksi-faksi berbeda beroperasi di bawah satu bendera partai.
Leganski mengingat dinamika internal yang membawa Mike Johnson menjadi Ketua DPR setelah Kevin McCarthy. Menurutnya, Johnson diposisikan secara strategis dan memiliki waktu yang tepat.
>>> Pilot Bunuh Diri Lompat dari Pesawat, Tinggalkan Murid di Argentina
Ia menekankan bahwa tekanan akibat mayoritas tipis di DPR tidak terhindarkan, baik bagi Ketua dari Partai Republik maupun Demokrat di masa mendatang.
Update Terbaru
Bukan Cuma Ngebut, Frekuensi 700 MHz Bikin 5G Lebih Mudah Didapat
Kamis / 09-07-2026, 19:44 WIB
Solo Leveling Incar Rain dan Lee Sung Min untuk Peran Penting
Kamis / 09-07-2026, 19:28 WIB
Patrick Stewart Bantah Rumor Pensiun Usai Avengers: Doomsday
Kamis / 09-07-2026, 19:28 WIB
Persona 4 Revival Dikabarkan Tambah Adegan Marie, Harapan Integrasi Lebih Baik
Kamis / 09-07-2026, 19:24 WIB
Badai Parah dan Banjir Bandang Ancam Wilayah Philadelphia Raya
Kamis / 09-07-2026, 19:23 WIB
Manga Monochrome Days Karya Yosuke Matsumoto Akan Berakhir pada 2 Agustus
Kamis / 09-07-2026, 19:22 WIB
Tim MLB Bersaing Hadapi Keputusan Kritis di Tengah Deadline Perdagangan Juli
Kamis / 09-07-2026, 19:22 WIB
Serangan Udara AS Tewaskan 14 Orang di Iran, Target Dekat PLTN Bushehr
Kamis / 09-07-2026, 19:22 WIB
Hoosier dan Louisiana Lottery Umumkan Nomor Pemenang Terbaru
Kamis / 09-07-2026, 19:21 WIB
Peternak Missouri Bangun Kerajaan Daging Sapi Lewat Rantai Pasok Mandiri
Kamis / 09-07-2026, 19:21 WIB
Pelatih FC Barcelona Femeni Pere Romeu Perpanjang Kontrak Dua Tahun
Kamis / 09-07-2026, 19:21 WIB
Ticketmaster Resmi Buka Platform Jual Beli Tiket Lowlands 2026
Kamis / 09-07-2026, 19:21 WIB
OAZE Lakeside Homes Hadir di Cikarang, Hunian Premium LippoLand Bidik Profesional hingga Investor
Kamis / 09-07-2026, 19:19 WIB
NFH Expo 2026 Resmi Dibuka, Dorong Kolaborasi Industri F&B dan Hospitality
Kamis / 09-07-2026, 19:18 WIB







