Demokrat Buka Suara soal Isu Skenario Pembatasan Capres Cawapres
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menyatakan partainya tidak mengetahui isu skenario pembatasan pencalonan presiden dan wakil presiden melalui RUU Pemilu.
Isu tersebut sebelumnya diembuskan Wakil Ketua Umum Demokrat Benny K Harman dalam sebuah kolom opini di surat kabar nasional pada 21 Juni lalu.
>>> Jonathan Anderson 'Memahat' Masa Depan Dior Couture
Herman menegaskan Partai Demokrat tidak pernah mendiskusikan wacana pembatasan pilpres di RUU Pemilu. Menurutnya, partai secara resmi belum melakukan pembahasan soal itu.
"Demokrat tidak pernah mendiskusikan itu, ya karena memang belum ada pembahasan.
Toh, itu adalah opini yang terbangun," kata Herman usai acara partainya di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (8/7).
Dia memastikan pihaknya tidak mengetahui sumber Benny dalam tulisannya, termasuk tujuan tulisan tersebut. Herman mengingatkan semua pihak untuk menunggu proses resmi di DPR.
Menurut dia, setiap opini bisa terbangun dalam penyusunan undang-undang. Namun, publik tidak harus memercayai sepenuhnya karena proses resmi pembahasan RUU Pemilu belum dimulai.
"Jadi saya kira, biasa dalam sebuah diskusi politik akan muncul berbagai opini, tetapi jangan kemudian ini seperti menjadi kepastian karena kita belum pernah membicarakan apapun sampai hari ini," kata Herman.
Meski begitu, Herman mengaku Partai Demokrat mendorong agar RUU dibahas secepatnya. Dia bilang pembahasan RUU tersebut harus memiliki ruang yang panjang dan luas untuk menyerap aspirasi setiap pihak.
"Tidak kemudian kita terburu-buru mengambil keputusan.
>>> Scaloni Bongkar Rahasia Argentina Comeback Lawan Mesir
Tetapi kalau keputusan kolektif DPR mau dibahas awal 2027, tentu ini adalah realitas politik yang harus kita ikuti bersama," katanya.
Wake Up Call Benny Harman
Update Terbaru
Bomber Polandia Patryk Klimala Bantah Rumor Gabung Persib Bandung
Kamis / 09-07-2026, 13:59 WIB
Saibari Resmi Absen saat Maroko Hadapi Prancis, Singa Atlas Tetap Percaya Diri
Kamis / 09-07-2026, 13:58 WIB
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar dalam Kasus Asuransi Jiwa Prolife
Kamis / 09-07-2026, 13:58 WIB
Facundo Tello Pimpin Prancis vs Maroko, Deschamps Beri Respons Diplomatis
Kamis / 09-07-2026, 13:57 WIB
NewJeans Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta di AS
Kamis / 09-07-2026, 13:57 WIB
7 Ciri Orang dengan Empati Tinggi, Bukan Sekadar Mudah Kasihan
Kamis / 09-07-2026, 13:56 WIB
Trump Setop Gencatan, Israel Bernafsu Siap Perang Jilid 3 Lawan Iran
Kamis / 09-07-2026, 13:56 WIB
Satgas Cartenz Tangkap DPO Sindikat Jual Beli Senpi Ilegal di Yahukimo
Kamis / 09-07-2026, 13:56 WIB
Tinggalkan PKS, Komedian Narji Resmi Gabung PSI
Kamis / 09-07-2026, 13:56 WIB
Samsung Mulai Kembangkan One UI 9.0 untuk Galaxy Tab S10 Lite dan Tab A11
Kamis / 09-07-2026, 13:56 WIB
Sinopsis, Cast, dan Jadwal Tayang Moana Live-Action
Kamis / 09-07-2026, 13:54 WIB
SpaceXAI Luncurkan Grok 4.5 untuk Coding dan Tugas Agen
Kamis / 09-07-2026, 13:53 WIB
5 Zodiak dengan Trust Issue Tinggi, Paling Sulit Percaya pada Orang Lain
Kamis / 09-07-2026, 13:53 WIB
Xiaomi Luncurkan SkyNomad, SUV Pintar dengan Kabin yang Bisa Dikonfigurasi Ulang
Kamis / 09-07-2026, 13:49 WIB







