Komedian Narji resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah sebelumnya menjadi kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengonfirmasi bahwa Narji bergabung pada akhir pekan lalu dalam acara khitanan massal yang digelar DPW PSI Banten.

>>> Samsung Mulai Kembangkan One UI 9.0 untuk Galaxy Tab S10 Lite dan Tab A11

"Iya hari Minggu kemarin. Itu ada acara khitanan massal yang digelar oleh DPW PSI Banten.

Nah, dalam kesempatan yang sama itu ada penyematan Saudara Narji masuk bergabung ke PSI," kata Bestari saat dihubungi, Kamis (9/7).

Bestari menyebut Narji sudah lama berkomunikasi dengan DPW Banten sebelum akhirnya memutuskan bergabung.

Ia menyambut positif bergabungnya Narji dan menilai perpindahan kader adalah hal yang biasa dalam politik.

"Partai manapun itu ada yang pindah, ada yang datang.

Ya mungkin ada chemistry yang terbangun antara kawan-kawan di Banten dengan Saudara Narji, yang kemudian membawa Saudara Narji bergabung, mudah-mudahan menjadi energi baru penguatan PSI di wilayah Banten," ujarnya.

>>> SpaceXAI Luncurkan Grok 4.5 untuk Coding dan Tugas Agen

Bestari juga mengisyaratkan akan ada tokoh lain yang bergabung dengan PSI dalam waktu dekat.

Sementara itu, Ketua DPP PKS Bidang Komunikasi dan Digital, Ahmad Mabruri, menghormati keputusan Narji untuk pindah ke PSI.

Menurut Mabruri, perpindahan pilihan politik merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati dalam iklim demokrasi yang sehat.

"Keputusan Bang Narji merupakan keputusan pribadi yang kami hormati.

Dalam kehidupan demokrasi, setiap orang memiliki hak untuk menentukan pilihan politiknya," ujar Mabruri dalam keterangannya, Rabu (8/7).

Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi Narji selama menjadi kader PKS dan mendoakan kesuksesannya di tempat baru.

>>> 5 Zodiak dengan Trust Issue Tinggi, Paling Sulit Percaya pada Orang Lain

Mabruri menegaskan PKS tetap berkomitmen membangun politik yang dewasa dan saling menghormati meski terdapat perbedaan pilihan politik.