Komika dan aktor Michael Rapaport mengungkapkan bahwa ia telah menghentikan hinaan publiknya terhadap Presiden Donald Trump.

Perubahan sikap ini dipicu oleh krisis sandera Hamas yang mengubah pandangannya terhadap kepemimpinan politik.

>>> Alan Roden Pukul Walk-Off Single, Twins Kalahkan Guardians 6-5

Dalam podcast Jamie Kennedy bertajuk "Hate To Break It To Ya", Rapaport menjelaskan bagaimana serangan 7 Oktober di Israel mengubah cara pandangnya.

Ia menyadari besarnya skala krisis sandera yang terjadi.

Rapaport mengaku bahwa setelah peristiwa tersebut, ia menilai hanya Trump yang mampu menangani situasi.

"Setelah 7 Oktober, saya menyadari besarnya situasi sandera, dan pilihannya antara Biden yang seperti mayat, Trump, atau Kamala.

Saya tahu satu-satunya harapan adalah Trump," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah pemulangan para sandera. "Mengapa saya tidak menghinanya sekarang?

Karena bagi saya, memulangkan sandera sudah cukup untuk tidak bersikap tidak hormat," kata Rapaport.

Pengalaman langsung dengan keluarga sandera turut memengaruhi keputusannya.

>>> Dodgers Atur Ulang Lineup, Roki Sasaki Hadapi Rockies

"Eksposur dan pencerahan yang saya dapatkan dari percakapan dengan keluarga sandera membuat saya tidak perlu bersikap tidak hormat padanya," tambahnya.

Meski menuai kritik dari sebagian pengikut, Rapaport mengabaikannya. Ia menegaskan bahwa menghentikan hinaan bukan berarti mendukung semua kebijakan Trump.

"Saya masih bisa kritis dan frustrasi, tapi sudah cukup bagi saya untuk tidak melanjutkan sikap seperti itu," jelasnya.

Rapaport juga mengakui bahwa kritiknya di masa lalu kurang didasari pemahaman mendalam. "Saya tidak terinformasi, tidak terhubung, dan tidak terdidik tentang politik dunia.

Saya senang bisa mengakui ketika salah," katanya.

Selain perubahan sikap politik, Rapaport sebelumnya mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai wali kota New York pada 2029.

Ia akan menantang petahana Zohran Mamdani dari kubu sosialis demokrat.

Dalam wawancara dengan Chris Cuomo di NewsNation, Rapaport menyatakan akan menggunakan pendekatan agresif. "Satu-satunya cara mengalahkan orang ini adalah dengan mentalitas pertarungan jalanan New York City," ujarnya.

>>> Mookie Betts Pukul Single Penentu Kemenangan Dodgers atas Rockies

Ia mengkritik keras Mamdani sebagai "pembual terbesar dalam sejarah politikus". Rapaport menegaskan bahwa persiapan harus dimulai sekarang karena 2029 sudah dekat.