Supermodel dan pembawa acara Heidi Klum secara terbuka menolak tren penurunan berat badan yang tengah marak di Hollywood.

Dalam wawancara dengan Us Weekly, wanita berusia 53 tahun itu mengaku lebih menyukai tubuhnya yang kini lebih berisi.

>>> Pilot Bunuh Diri Lompat dari Pesawat, Tinggalkan Murid di Argentina

Klum mengungkapkan bahwa perspektifnya tentang tubuh berubah setelah mendengar saran dari suaminya, musisi Tom Kaulitz. "Suami saya adalah orang pertama yang menunjukkan hal itu.

Dia bilang saya harus makan lebih banyak, saya akan terlihat lebih baik jika memiliki lebih banyak daging di tulang," kenang Klum.

Ia mengaku awalnya terkejut karena selama ini industri modeling selalu menuntut tubuh kurus.

"Ini bukan sesuatu yang pernah Anda dengar di industri ini, karena Anda selalu diharapkan lebih kurus dari kenyataan," tambahnya.

Setelah melihat foto-foto lamanya, Klum mengakui bahwa suaminya benar. "Secara proporsi, saya terlihat lebih baik dengan tubuh yang lebih besar," ujarnya.

Pengalaman Pahit di Awal Karier

Klum menceritakan bahwa di awal kariernya, ia sering ditolak karena tubuhnya yang atletis.

"Saya tidak mendapatkan banyak pekerjaan karena saya memiliki tubuh sporty—payudara besar, pinggul lebar—dan saya sering tersenyum," katanya.

Ia juga mengingat komentar pedas dari desainer ternama seperti Karl Lagerfeld yang menyebutnya "nobody" dan mempertanyakan senyumnya.

"Orang-orang bilang saya gemuk, tapi saat bercermin, saya tidak mengerti apa yang mereka bicarakan," ujar Klum.

Meski demikian, ia berhasil menemukan ceruknya dan meraih kesuksesan besar, termasuk menjadi model sampul Sports Illustrated Swimsuit Issue pada 1998.

"Saya menemukan niche saya, dan lihat siapa yang masih bertahan," katanya bangga.