Armie Hammer dikabarkan menangis setelah menyaksikan hasil akhir film terbarunya, 'Citizen Vigilante', yang ia anggap 'penuh kebencian' dan 'menjijikkan'.

Film yang disutradarai oleh Uwe Boll itu dirilis bulan lalu dan langsung menuai kontroversi.

>>> Influencer 'Looksmaxxing' Connor Murphy Meninggal Tenggelam di Thailand

Bahkan, film tersebut dilarang tayang di Jerman karena dianggap mengandung pesan anti-imigrasi dan anti-Muslim yang kuat.

Meski demikian, 'Citizen Vigilante' berhasil menduduki puncak tangga lagu di Apple dan Amazon setelah Elon Musk membagikan seluruh film tersebut di platform X.

Reaksi Emosional Armie Hammer

Menurut sumber dari tim Armie, ia menangis saat menonton film tersebut untuk pertama kalinya. Ia mengkritik film itu sebagai 'penuh kebencian' dan 'menjijikkan'.

Informasi ini diungkapkan oleh Kim Masters dari Puck, yang mewawancarai Armie pada tahun 2024 saat ia mempertimbangkan untuk memberikan wawancara on-the-record.

Seorang sumber juga mengatakan bahwa Armie merasa film yang ia bintangi tidak sesuai dengan ekspektasinya.

'Bukan seperti film yang saya kira kami buat,' kata sumber tersebut menirukan reaksi Armie.

>>> Kontroversi Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam, Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir

Saat ini, Armie dikabarkan sedang mencari film yang tepat untuk mendorong kariernya kembali.

Namun, sumber menyebut ia tidak sepenuhnya menolak kemungkinan untuk membintangi sekuel 'Citizen Vigilante' jika ditawari bayaran yang sangat besar.

Karier Armie Hammer runtuh pada tahun 2021 setelah ia dituduh melakukan pelecehan seksual, fisik, dan emosional oleh beberapa wanita.

Ia juga dituduh memiliki fantasi kanibalisme.

Armie dengan tegas membantah tuduhan pemerkosaan, kekerasan fisik, dan kanibalisme, serta tidak pernah didakwa atas kejahatan apa pun.

>>> Argentina Hampir Tersingkir, Bangkit Dramatis ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Namun, ia mengakui telah melakukan pelecehan emosional.