id Software, pengembang seri Doom, dilaporkan tengah menyusun berbagai proposal proyek sebelum mayoritas stafnya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurut laporan GamesBeat yang mewawancarai mantan karyawan, sebanyak 136 dari 185 pengembang id Software telah diberhentikan oleh Xbox.

>>> Trump Gunakan Rencana 1925 untuk Legalkan Monumen di Washington

Setelah menyelesaikan DLC Revelations untuk Doom: The Dark Ages, studio tidak memiliki proyek besar dan justru berada dalam fase pengajuan ide.

Situasi tersebut disebut membuat posisi studio menjadi rentan.

Proyek yang Diusulkan

Beberapa proyek yang diusulkan antara lain game orisinal bernama Fury, Perfect Dark baru, dan judul Doom yang berfokus pada multipemain.

Fury merupakan proyek yang diajukan oleh co-director studio Hugo Martin, menggabungkan elemen fiksi ilmiah, noir, dan cyberpunk dengan pertarungan Gun Fu ala film John Wick.

Kandidat lain adalah game robot koboi barat dengan nama kode Ironwood.

Sementara itu, Doom disebut memiliki proposal untuk mode multipemain, co-op, dan DLC yang tidak pernah terwujud.

>>> Solo Leveling: Karma Rilis Trailer Cerita dan Pertarungan

Ada juga proposal Perfect Dark yang sedang dikerjakan dengan presentasi dan konsep seni.

Seri Perfect Dark belum memiliki rilis baru sejak judul peluncuran Xbox 360, dan proyek reboot dari The Initiative serta Crystal Dynamics dibatalkan tahun lalu.

Namun, semua proyek tersebut kemungkinan besar tidak akan pernah terwujud.

Laporan dari Bethesda menyebut Xbox mendorong perusahaan untuk merilis The Elder Scrolls 6 dan Fallout 5 lebih cepat, serta fokus pada waralaba utama seperti Wolfenstein, Doom, dan Quake.

Keputusan PHK massal di id Software dinilai kontradiktif dengan rencana fokus pada seri Doom dan Quake.

>>> Rahm Emanuel Peringatkan Israel soal Isolasi Diplomatik Akibat Perang Gaza

Sebelumnya, Matt Booty (saat itu kepala Xbox Game Studios) mengatakan Xbox membutuhkan game kecil yang memberikan prestise dan penghargaan, sehari setelah menutup Tango Gameworks yang merilis Hi-Fi Rush.