Pemerintahan Trump menggunakan otorisasi kongres dari tahun 1925 untuk membenarkan pembangunan Triumphal Arch setinggi 250 kaki di Memorial Circle, Washington, D.

C.

>>> Solo Leveling: Karma Rilis Trailer Cerita dan Pertarungan

Rencana tersebut akan mengubah cakrawala bersejarah di dekat National Mall secara signifikan.

Versi asli tahun 1925 hanya membayangkan dua tiang setinggi 166 kaki, bukan monumen raksasa yang sekarang diusulkan.

"Orang-orang melewati bundaran itu dan berkata, mengapa tidak ada yang dibangun di sini?" kata Presiden Donald Trump.

Tiang-tiang asli direncanakan untuk Great Plaza di Columbia Island, yang sekarang dikenal sebagai Memorial Circle, sebagai simbol rekonsiliasi pasca-Perang Saudara.

Namun, Departemen Perdagangan membatalkan proyek tersebut pada tahun 1931 karena risiko penerbangan.

"Ruang kosong yang besar ini bertentangan langsung dengan visi aslinya," kata Menteri Dalam Negeri Doug Burgum.

Pejabat administrasi berargumen bahwa modifikasi desain asli masih dalam batas hukum. Pengacara Departemen Kehakiman menyatakan dalam dokumen pengadilan bahwa kewenangan untuk mengubah cetak biru kolom bersejarah belum kedaluwarsa.

"Baik otorisasi kongres yang mendasari pembangunan kolom maupun kewenangan untuk mengubah desain kolom belum kedaluwarsa," tulis pengacara pemerintahan Trump.

Kelompok pelestarian sejarah membantah penggunaan cetak biru lama tersebut. Para ahli menunjukkan bahwa dimensi fisik lengkung baru sangat berbeda dari estetika dua kolom asli.

>>> Rahm Emanuel Peringatkan Israel soal Isolasi Diplomatik Akibat Perang Gaza

"Diskusi dan rencana berusia seabad itu kini digunakan sebagai semacam pembenaran untuk lengkungan monumental," kata Priya Jain, Ketua Komite Pelestarian Warisan di Society of Architectural Historians.

Jain menekankan bahwa skala fisik proyek baru sangat kontras dengan arsip sejarah. "Namun rendering dan deskripsi sejarah menunjukkan dengan jelas betapa berbedanya secara material," tambah Jain.