Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melakukan kesalahan ucapan di depan publik. Kali ini ia menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai Vladimir Putin.

Insiden itu terjadi saat pertemuan Trump dengan Zelensky di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki, pada Rabu (8/7).

>>> 3 Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung Saat Bersihkan Sumur Bor

Dikutip dari News Week, Trump bertanya kepada awak media, "Apakah kalian punya pertanyaan untuk Presiden Putin?" sambil menunjuk ke arah Zelensky.

Para jurnalis yang hadir pun bingung dan merespons, "Presiden Putin?"

Sadar akan kesalahannya, Trump segera mengoreksi. Ia kemudian berkata, "Apakah kalian punya pertanyaan ke Presiden Putin [jika bertemu]?

Bukan Zelensky. Apa yang ingin kalian tanyakan, karena saya juga ingin bertanya hal itu."

>>> Erajaya Naik Peringkat di Fortune Southeast Asia 500 Berkat Penjualan Rp76,6 Triliun

Juga Salah Sebut Iran Jadi Jepang

Dalam pertemuan yang sama, Trump juga salah menyebut Iran sebagai Jepang. Kesalahan itu terjadi saat ia menceritakan serangan Iran terhadap Amerika Serikat.

"Kita memiliki kapal induk yang merupakan salah satu yang terindah di dunia, salah satu yang terbesar, Abraham Lincoln," kata Trump.

"Dan beberapa bulan yang lalu, seperti yang saya ceritakan sebelumnya, kita dihujani 111 rudal oleh Republik Islam Jepang," lanjutnya.

Trump bukan presiden AS pertama yang salah ucap di depan publik.

>>> Alasan Toiran Panggil 3 Pemain Veteran untuk SEA V Cup 2026

Joe Biden juga pernah secara keliru menyebut Zelensky sebagai Presiden Putin pada KTT NATO Juli 2024, serta menyebut Wakil Presiden Kamala Harris sebagai "Wakil Presiden Trump".