FIFA menolak banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Prancis terkait kartu kuning yang diterima pemain sayap Michael Olise.

Keputusan ini diumumkan Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps dalam konferensi pers jelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko.

>>> Trump Sebut Pemimpin Iran 'Sampah', Menlu Araghchi Beri Respons Menohok

"Tidak ada perubahan terkait kartu kuning Olise. Kami menerima pemberitahuan dari FIFA pagi ini yang mengonfirmasi bahwa keputusan awal tetap berlaku," ujar Deschamps.

Olise mendapat kartu kuning akibat terlibat perselisihan menjelang akhir laga babak 16 besar saat Prancis mengalahkan Paraguay, Sabtu (4/7/2026).

Jika Prancis menang atas Maroko pada Kamis (9/7/2026) dan Olise kembali menerima kartu kuning, ia otomatis diskors untuk babak semifinal.

Winger Bayern Munich itu telah mencatatkan 5 assist, terbanyak di turnamen ini.

>>> Pasukan AS Gempur Iran Hari Kedua, Selat Hormuz Terancam Ditutup

AS Tempuh Jalur Politik

Berbeda dengan Prancis yang mengikuti prosedur resmi, Amerika Serikat memilih jalur politik.

Presiden AS Donald Trump dilaporkan langsung menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk memprotes kartu merah yang diterima striker Folarin Balogun.

Trump mempertanyakan objektivitas keputusan wasit dan mendesak FIFA meninjau ulang hukuman agar Balogun tidak diskors panjang.

>>> Render CAD Galaxy A18 Bocor, Tampilkan Desain dan Dimensi

Langkah Trump ini memicu perdebatan karena dianggap berisiko melanggar regulasi FIFA yang ketat.