Kasus tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melibatkan Tifauzia Tyassuna alias Dokter Tifa dan Roy Suryo masih bergulir di pengadilan.

Di tengah panasnya isu tersebut, platform X ramai membahas fenomena lain: pergeseran basis politik Jokowi ke media sosial.

>>> iQOO Z11 Lite 5G Resmi Meluncur 24 Juli, Spesifikasi Bocor

Seorang netizen dengan akun @CiptaBu**** membandingkan jumlah pengikut Instagram Jokowi dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Jokowi tercatat memiliki 56 juta pengikut, terbanyak di antara ketiganya, dan tidak mengikuti satu akun pun sejak awal.

"Fun fact yang jarang dibahas: Followers Instagram Jokowi itu terbanyak dibanding Presiden terkenal di Dunia," tulisnya, dikutip Kamis (9/7).

Menurutnya, basis politik Jokowi kini sudah bergeser, bukan lagi di partai politik, melainkan di Instagram.

>>> Gaya Pevita Pearce dan Suami Pemotretan di Pantai, Pasutri Pamer Kemesraan

"Basis politiknya udah nggak di partai lagi bjir," tandasnya.

Sebagai perbandingan, akun Trump (@realdonaldtrump) memiliki 43,2 juta pengikut dan mengikuti 47 akun.

Sementara Macron (@emmanuelmacron) memiliki 6,8 juta pengikut dan mengikuti 153 akun.

>>> Moana Live Action Tayang, Lyodra dan Amora Isi OST Versi Indonesia

Fenomena ini memicu diskusi tentang bagaimana seorang presiden bisa membangun basis dukungan langsung melalui media sosial tanpa perantara partai.