Pasangan Carsen dan Travis Snider di White Sulphur Springs, Montana, Amerika Serikat, nyaris kehilangan momen pernikahan mereka akibat aksi vandalisme brutal.

Dekorasi yang telah disiapkan dengan cinta hancur berantakan hanya beberapa jam sebelum upacara.

>>> Mobil Listrik Belum Sepenuhnya Ramah Lingkungan, Ini Sebabnya

Pada 28 Juni lalu, mereka mendapati meja terbalik, botol anggur pecah, dan dekorasi porak-poranda. Pelaku bahkan memotong kabel ekstensi dan mengosongkan tangki gas untuk memastikan acara tidak berjalan.

"Ada sekitar 10 botol kerang yang sengaja dibuka dan isinya ditumpahkan ke lantai.

Papan tulis penanda pun dipotong menjadi dua," ujar Carsen kepada media lokal KTVQ, dikutip dari People.

Travis menambahkan bahwa pelaku menusuk setiap kaleng soda dan bir yang disediakan di bak besar. "Seseorang benar-benar berniat merusak hari kami," katanya.

Keajaiban dari Solidaritas Warga

Berita tentang vandalisme menyebar cepat. Tanpa komando, komunitas dan warga lokal bergerak membantu.

The Edith Hotel mencuci ulang kain dan mengumpulkan dekorasi pengganti.

>>> Tiffany Haddish Akhiri Tugas Host Tamu dengan Baca Surat Penggemar

"Kami menggelar meja di salah satu kamar, menata barang yang bisa mereka gunakan, dan berkata, 'Ambil apa pun yang kalian butuhkan,'" ujar resepsionis Mack Bilbrey.

Bar 47 menyumbangkan gelas sloki untuk jamuan.

Karyawan toko kelontong mencetak ulang foto-foto baru, dan pelanggan yang mendengar cerita itu ikut menyumbang ke dana bulan madu.

Tepat sebelum upacara sore hari, lokasi pernikahan kembali sempurna tanpa jejak vandalisme. Travis dan Carsen berjalan menuju pelaminan dengan senyuman.

"Ketika kami turun dan melihat semuanya rapi, rasanya kehancuran itu tidak pernah terjadi," kenang Travis.

Carsen berpesan, "Jangan biarkan hal buruk merusak harimu. Pada akhirnya, cintalah yang menang."

>>> Armiger Entertainment Luncurkan Kampanye Kickstarter untuk Pilot Anime Tenchi Galaxy

Polisi setempat masih menyelidiki insiden ini, namun belum ada penangkapan.