Komika Tiffany Haddish mengakhiri tugasnya sebagai host tamu di acara bincang-bincang ABC "Jimmy Kimmel Live" pada Kamis malam dengan membagikan beberapa surel aneh yang diterimanya dari pemirsa selama seminggu menjadi pembawa acara.

Haddish membuka monolog terakhirnya dengan menyapa status sementaranya di acara itu dan berdansa dengan sidekick larut malam Guillermo Rodriguez.

>>> Armiger Entertainment Luncurkan Kampanye Kickstarter untuk Pilot Anime Tenchi Galaxy

Sebelumnya, sang komedian sempat membagikan alamat surel lelucon, hornytiffsheready420@hotmail. com, saat siaran awal pekan ini.

"Ini malam terakhir saya di sini sebagai host tamu. Tapi kabar baiknya, sudah terlambat bagi mereka untuk memecat saya," kata Haddish.

Ia kemudian bercanda tentang logistik administratif selama masa singkatnya di acara jaringan TV tersebut.

"HR tidak bisa berbuat apa-apa pada saya," ujar Haddish.

Haddish lalu merinci demografi tak terduga dari pemirsa yang menghubunginya melalui alamat surel lelucon itu.

"Semua orang sangat baik di sini. Dan saya mendapat beberapa surel bagus dari penggemar.

Banyak surel bagus. Saya mendapat 64 pesan dari pria di penjara.

Sungguh," katanya.

Ia melanjutkan dengan bercanda tentang basis pemirsa jaringan televisi saat ini selama monolognya.

"Lihat, televisi jaringan tidak mati. Hanya ditonton secara eksklusif oleh orang-orang yang dihukum mati," ujar Haddish.

Haddish kemudian beralih ke pesan-pesan dari individu di luar sistem pemasyarakatan, menyoroti satu proposisi grafis.

"Surel dari orang yang tidak di penjara tapi mungkin seharusnya begitu," katanya.

>>> Future Rilis Album Studio Kesepuluh 'The Real Me'

Sang komika membacakan pesan dari seorang pemirsa yang menawarkan untuk "memakan satu galon COVID-19 dari lubang pantat [nya]."