OpenAI meluncurkan model AI terbaru untuk ChatGPT, yaitu GPT-5.6. Tiga varian diperkenalkan: GPT-5.6 Sol, Terra, dan Luna.

Sebelumnya, model ini hanya tersedia dalam fase preview terbatas. Kini, pengguna umum bisa mengaksesnya.

>>> Redmi Note 17 Series Siap Debut, Baterai Tembus 9.000 mAh

Tiga Varian GPT-5.6

GPT-5.6 Sol adalah model tertinggi yang dirancang untuk tugas berat seperti coding, riset, keamanan siber, dan sains.

Model ini lebih efisien dalam penggunaan token. OpenAI mengklaim performanya lebih tinggi dengan biaya lebih rendah dibanding model AI kelas atas lainnya.

GPT-5.6 Terra diposisikan sebagai model seimbang untuk kebutuhan kerja harian. Sementara Luna adalah model paling hemat biaya.

ChatGPT Work untuk Tugas Kompleks

Bersamaan dengan GPT-5.6, OpenAI merilis ChatGPT Work. Fitur ini membantu pengguna mengerjakan tugas kompleks multi-tahap.

Pengguna cukup menjelaskan hasil akhir yang diinginkan. ChatGPT Work akan menyusun proses dari awal hingga akhir.

Hasil pekerjaan bisa berupa dokumen, spreadsheet, presentasi, laporan, PDF, grafik data, analisis, kode, hingga situs web sederhana.

Kiran Mani, Managing Director APAC OpenAI, mengatakan ChatGPT Work membawa kapabilitas agentik Codex ke dalam ChatGPT agar lebih banyak orang bisa menggunakannya.

ChatGPT Work mendukung koneksi ke aplikasi kerja seperti Slack, Microsoft Teams, Gmail, Google Drive, SharePoint, kalender, CRM, dan project tracker.

>>> 22 Platform Terancam Diblokir di Indonesia Mulai 13 Juli 2026

Fitur Scheduled Task memungkinkan pekerjaan dijalankan otomatis sesuai jadwal, misalnya laporan mingguan atau pemantauan perubahan.

OpenAI juga menghadirkan Sites dalam versi beta untuk pengguna berbayar. Pengguna bisa membuat situs web atau aplikasi web interaktif dan membagikannya melalui URL.