OpenAI secara resmi menghentikan pengembangan browser berbasis AI mereka, Atlas, yang baru diperkenalkan pada Oktober 2025. Browser tersebut sempat dirilis untuk sejumlah pengguna sebelum akhirnya dihentikan.

Alih-alih melanjutkan proyek browser, OpenAI memilih mengalihkan kemampuan Atlas ke produk lain. Perusahaan kini fokus pada ekstensi ChatGPT untuk Google Chrome dan peningkatan aplikasi desktop ChatGPT.

>>> Rachmat Gobel Sakit Apa? Benarkah Serangan Jantung? Berikut Kronologi Kematian Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem

Ekstensi ChatGPT untuk Chrome memungkinkan pengguna memahami konteks halaman web yang sedang dibuka. Pengguna bisa bertanya tentang situs, meminta AI merangkum artikel, atau menjalankan tugas tanpa berpindah tab.

Di aplikasi desktop ChatGPT, pengguna kini dapat membuka situs web langsung, mengunduh file, dan masuk ke akun tanpa browser lain.

Langkah ini menunjukkan perubahan strategi OpenAI di tengah persaingan browser AI yang ketat.

Keputusan menghentikan Atlas diambil beberapa bulan setelah CEO Applications OpenAI, Fidji Simo, meminta tim mengurangi proyek di luar fokus utama.

Sebelumnya, kebijakan serupa juga menghentikan layanan pembuat video AI, Sora.

>>> Drama di Boston! Hasil Prancis vs Maroko 2-0: Penampilan Heroik Bounou Kandas, Gol Mbappe dan Dembela Antarkan Les Bleus ke Semifinal Piala Dunia 2026

Selama setahun terakhir, banyak perusahaan teknologi meluncurkan browser AI untuk menyaingi Google Chrome.

Perplexity meluncurkan Comet, The Browser Company menghadirkan Dia, sementara Google dan Microsoft menambah fitur AI ke Chrome dan Edge.

OpenAI memilih tidak ikut bersaing langsung, melainkan menjadikan kemampuan browser AI sebagai bagian dari browser yang sudah populer.

Strategi ini memungkinkan pengguna beralih mulus antara Chrome, aplikasi desktop ChatGPT, dan agen AI.

>>> Jadwal Program Televisi Sabtu, 11 Juli 2026 di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVONE ada Film Bioskop The World Is Not Enough dan The Final Destination 5

Langkah ini juga memperkuat posisi ChatGPT dengan fitur yang semakin lengkap, termasuk dukungan model suara AI baru, GPT Live, yang baru dirilis.