Pangeran Harry Promosikan Invictus Games 2027 di Birmingham
Pangeran Harry, Duke of Sussex, menghadiri demonstrasi olahraga adaptif di National Exhibition Centre, Birmingham, pada Jumat, 10 Juli 2026.
Kegiatan ini menandai dimulainya hitung mundur satu tahun menuju Invictus Games 2027.
>>> Prancis Kalahkan Maroko, Lolos ke Semifinal Piala Dunia
Dalam acara tersebut, Pangeran Harry menguji kemampuannya dalam rugbi kursi roda dan pickleball, olahraga alternatif tenis yang akan debut di turnamen tahun depan.
Ia ditemani oleh pembawa acara televisi Alison Hammond dan Ade Adepitan di hadapan para peserta dan keluarga.
Penampilan ini terjadi setelah pekan yang penuh gejolak bagi sang duke di Inggris, termasuk kekalahan di pengadilan melawan Associated Newspapers dan kebingungan publik mengenai akomodasinya di Istana Buckingham.
Istri Pangeran Harry, Meghan Markle, tidak hadir dalam acara publik karena masalah keamanan yang berkelanjutan.
Namun, ia diperkirakan akan tiba di Inggris bersama Pangeran Archie dan Putri Lilibet dalam beberapa hari mendatang.
Kunjungan yang dijadwalkan ini memicu laporan luas tentang kemungkinan pertemuan antara Raja Charles dan cucu-cucunya.
>>> Nintendo Cari Engineer Display Senior untuk Dukung VRR di TV Mode Switch 2
Raja Charles terakhir kali bertemu mereka pada Juni 2022 saat Perayaan Platinum Ratu Elizabeth.
Dampak Invictus Games bagi Komunitas
CEO Invictus Games Birmingham 2027, Helen Helliwell, membuka acara demonstrasi dengan menekankan dampak komunitas yang lebih luas dari turnamen ini.
"Invictus selalu lebih dari sekadar pekan pertandingan," kata Helliwell.
Ia menambahkan bahwa acara internasional ini memiliki tujuan yang lebih dalam bagi mereka yang terlibat dalam komunitas militer.
"Acara ini mengubah kehidupan tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi keluarga mereka," ujar Helliwell.
>>> Cara Menemukan Harta Karun Salt Lagoon di Black Flag Resynced
Sebelum pertunjukan olahraga, Pangeran Harry juga mengunjungi Rumah Sakit Anak Birmingham untuk bertemu dengan staf medis dan membahas tantangan keuangan yang dihadapi National Health Service saat ini.
Update Terbaru
Bayeux Tapestry Kembali ke Inggris untuk Pameran Bersejarah di British Museum
Jumat / 10-07-2026, 20:00 WIB
SK Hynix Catatkan Saham di Nasdaq Usai Raup Dana Rp 26,5 Miliar
Jumat / 10-07-2026, 19:59 WIB
Prabowo Blak-blakan Banyak Pihak Tolak B50: Mereka Maunya Impor
Jumat / 10-07-2026, 19:59 WIB
AFTECH Petakan Lima Transisi Besar untuk Masa Depan Fintech Indonesia
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
PINTU dan Universitas Paramadina Bersinergi Lawan Hoaks dan Ancaman AI
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
Penjualan Mobil Indonesia Semester I 2026 Naik 15,9%, BYD Kembali ke Posisi 4 Besar
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
PNS Gresik Jadi Tersangka Baru Kasus SK ASN Palsu yang Sempat Viral
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
WN Kanada Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi di Jimbaran Bali
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
7 Penyebab Kelelahan yang Tidak Boleh Disepelekan
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun
Jumat / 10-07-2026, 19:56 WIB
Malahayati Consultant dan HMI UI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Jumat / 10-07-2026, 19:54 WIB
Hasil AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Kalahkan Timor Leste 2-0
Jumat / 10-07-2026, 19:54 WIB
Hasil Practice Moto3 Jerman: Veda Ega Pratama Tercepat
Jumat / 10-07-2026, 19:54 WIB
Samsung Disarankan Akhiri Galaxy Z Flip Setelah Z Flip 8, Kembali Lebih Kuat pada 2028
Jumat / 10-07-2026, 19:50 WIB







