Pertarungan Keras Black Flag Resynced Mengingatkan pada Assassin's Creed Unity
Saya dikelilingi musuh di Assassin's Creed Black Flag Resynced, dan saya kewalahan. Dua pendekar mengapit saya di kedua sisi, sementara satu brute bertangan kapak berat menghadang di depan.
Saya tidak punya cukup ruang untuk mengayunkan pedang, tetapi saya masih memiliki satu bom asap.
>>> HoWePlay Jadi Debut AI Experience AICO di Industri Hiburan Indonesia
Melaksanakan target besar atau kecil dengan hidden blade sangat memuaskan di game Assassin's Creed mana pun.
Namun, hal itu terasa sangat istimewa dalam remake baru Edward Kenway yang mulus ini, mengingat betapa menantangnya pertarungan jarak dekat biasa.
Pertarungannya adalah seni yang presisi, dimodernisasi dibandingkan aslinya, tetapi tetap mempertahankan nuansa hack and slash berbasis hitbox yang setia pada akar lawasnya.
Ada satu game tertentu yang paling mengingatkan saya pada hal ini.
Saya terkesan mengatakan bahwa Assassin's Creed Unity telah tergeser sebagai raja tak resmi pertarungan rumit dalam seri ini.
Gaya Bertarung Edward yang Kasar
Ternyata, kehidupan bajak laut tidak selalu cocok untuk saya.
Butuh sedikit latihan untuk terbiasa dengan gaya bertarung Edward di Assassin's Creed Black Flag Resynced: dibangun di sekitar parrying, dodging, dan pukulan tepat waktu di antaranya, dengan kesempatan untuk melakukan counter setelah guard atau dodge sempurna.
Ini baik-baik saja ketika saya hanya punya satu musuh untuk dihadapi.
Ada keterampilan dan kehalusan dalam pertarungan di sini, yang paling baik didekati dengan ibu jari lincah di joystick dan mata tajam mengawasi kilatan peringatan biru yang menandakan serangan akan datang.
Gerakan dodge-roll Edward yang licik melewati punggung musuh, serangan berat dengan cutlass ganda, dan kegagahan bajak lautnya mengingatkan saya pada gaya bertarung Arno Dorian yang berbeda namun sama stylishnya di Unity yang berlatar Paris.
Update Terbaru
Indonesia dan Kazakhstan Teken MoU Perkuat Kerja Sama Industri di INNOPROM 2026
Sabtu / 11-07-2026, 18:30 WIB
Pegawai BPN Nias Tewas Usai Jatuh dari Lantai 12 Apartemen di Medan
Sabtu / 11-07-2026, 18:30 WIB
Dieng Masuki Periode Suhu 'Membeku', Pelancong Siap-siap Jaket Tebal
Sabtu / 11-07-2026, 18:30 WIB
6 Tugas Google Sheets yang Saya Serahkan Sepenuhnya ke Gemini
Sabtu / 11-07-2026, 18:29 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Dorong Pertanian Global ke Tepi Jurang
Sabtu / 11-07-2026, 18:29 WIB
Sam Phelan Jadi Executive Chef Deer Valley, Hormati Warisan Sambil Tambah Sentuhan Baru
Sabtu / 11-07-2026, 18:28 WIB
Drama Putri Mandalika Bahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat
Sabtu / 11-07-2026, 18:28 WIB
Link Live Streaming Sprint Race MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring
Sabtu / 11-07-2026, 18:28 WIB
Scaloni Bantah Tuduhan Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia
Sabtu / 11-07-2026, 18:28 WIB
Sinopsis The World Is Not Enough, Bioskop Trans TV 11 Juli 2026
Sabtu / 11-07-2026, 18:28 WIB
Gus Ipul Sambut Perubahan Positif Siswa Sekolah Rakyat Lombok Barat
Sabtu / 11-07-2026, 18:25 WIB
Besok Transmart Full Day Sale Lagi, Diskon 50% + 20% di Semua Toko
Sabtu / 11-07-2026, 18:25 WIB
Trailer Gameplay Dragon Ball Xenoverse 3 Ungkap Sistem Pertarungan dan Mekanik Ki Baru
Sabtu / 11-07-2026, 18:25 WIB
Mata Desta Cedera Kena Bola Padel yang Dipukul Rekan Sendiri
Sabtu / 11-07-2026, 18:21 WIB







