Menyiapkan spreadsheet seringkali memakan waktu lebih lama daripada mengerjakannya. Kini, dengan integrasi Gemini ke Google Sheets, sebagian pekerjaan itu bisa diotomatisasi.

Pada Maret 2026, Gemini mencetak skor 70,48% pada SpreadsheetBench V1 - Full, sebuah tolok ukur yang mengumpulkan 912 pertanyaan dari situasi nyata dalam berbagai format.

>>> Gelombang Panas Ekstrem Dorong Pertanian Global ke Tepi Jurang

Angka itu mendekati level ahli manusia, namun juga menunjukkan Gemini masih bisa gagal pada sekitar tiga dari sepuluh tugas.

Meski begitu, saya cukup puas dengan hasil kerjanya. Berikut enam pekerjaan yang tidak akan saya lakukan secara manual lagi.

Membangun Kerangka Proyek dari Satu Perintah

Memulai spreadsheet dari nol berarti menghadapi halaman kosong, mengetik header, mengatur border, dan menambahkan baris palsu untuk cek tata letak.

Kini, Gemini bisa membangun seluruh basis dari satu perintah.

Cukup ketik "Buat project tracker dengan kolom nama klien, ruang lingkup proyek, status, tenggat waktu, dan estimasi biaya."

Panel samping akan menampilkan tabel lengkap dengan header yang diminta dan data placeholder.

Perhatikan bahwa Gemini cenderung memperumit, sehingga Anda mungkin mendapatkan kolom tambahan yang tidak diminta.

Namun, trik ini bisa diterapkan untuk expense tracker, audit pajak, atau proyek lain yang biasanya dimulai dari halaman kosong.

Membersihkan Data Kotor dengan Cepat

Ekspor data mentah jarang bersih. Seringkali ada campuran huruf besar-kecil dan spasi berlebih.

Gemini bisa menangani pembersihan dengan perintah seperti "Standarisasi nama-nama ini ke Title Case dan hapus entri duplikat."

Hasilnya adalah kolom rapi dengan konsistensi huruf dan tanpa duplikat. Namun, periksa tanggal dengan hati-hati karena format regional kadang terbaca salah, terutama MM/DD dan DD/MM.