Bupati Sukoharjo Peras Anak Buah dengan Kode 'Upah Pungut Kae Ono Tho?', KPK Bidik Suami
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan kasus pemerasan yang menjerat Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Lembaga antirasuah itu kini membidik suami Etik, eks Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.
Etik diduga melanjutkan praktik pemerasan yang dilakukan sang suami terhadap anak buahnya. Praktik ini berlangsung selama lima tahun, sejak 2021 hingga 2026.
>>> Dokter Tifa Minta Prof Ciek Tak Dikriminalisasi dalam Kasus Ijazah Jokowi
Perintah pemerasan disampaikan dengan kode khas berbahasa Jawa. "Tambahan upah pungut kae ono tho?
(tambahan upah pungut itu ada kan? )," demikian kode yang diduga digunakan Etik kepada para ASN bawahannya.
Total setoran upah pungut yang diterima Etik dari anak buahnya mencapai Rp2,93 miliar.
KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, termasuk dua ASN bernama Richard Tri Handoko dan Tri Mulyo.
>>> Ilmuwan Temukan Planet Mirip Bumi di Dekat Tata Surya
KPK Incar Keterangan Wardoyo
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyatakan pihaknya akan memeriksa Wardoyo untuk melengkapi konstruksi perkara. Namun pemeriksaan tertunda karena kondisi kesehatan mantan bupati itu sedang bermasalah.
"Itu yang sedang kita perdalam.
Tapi sebagai informasi bahwa saat ini kondisi kesehatan dari suaminya saudari E ini mengalami sakit ya, sedang sakit," ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Sabtu (11/7/2026).
KPK memastikan akan memeriksa Wardoyo jika kondisi medisnya memungkinkan. Prinsip siapapun yang terlibat korupsi harus dimintai keterangan tetap berlaku.
>>> Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Pencurian Rahasia Dagang AI Hardware
"Siapapun yang terlibat di dalam peristiwa tindak pidana korupsi, akan kita minta keterangannya, tentunya ini akan melengkapi cerita atau yang sedang kita bangun terkait dengan bagaimana proses hal tersebut terjadi," tegas Asep.
Update Terbaru
Warriors Rekrut Charles Bassey dengan Kontrak Satu Tahun
Sabtu / 11-07-2026, 20:57 WIB
India Pilih Bowling Usai Terlambat karena Macet di Southampton T20I
Sabtu / 11-07-2026, 20:57 WIB
Kapten Inggris Harry Kane Ceritakan Pengalaman Main Golf dengan Donald Trump
Sabtu / 11-07-2026, 20:56 WIB
Evian Championship: Jadwal Babak 3 Dirilis, Nelly Korda Tersingkir
Sabtu / 11-07-2026, 20:56 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton di Amerika Serikat
Sabtu / 11-07-2026, 20:56 WIB
Lebih dari 50 Kapal Layar dari 21 Negara Hadir di Boston untuk Sail250
Sabtu / 11-07-2026, 20:56 WIB
Pasukan Nigeria Tewaskan Lebih 300 Bandit di Zamfara
Sabtu / 11-07-2026, 20:56 WIB
Gaya Pacar Lamine Yamal Nonton Piala Dunia, Pamer Kemesraan Usai Spanyol Menang
Sabtu / 11-07-2026, 20:56 WIB
Roy Suryo Tantang KUHAP Baru: Jaksa Dikunci, Polisi Diserang
Sabtu / 11-07-2026, 20:42 WIB
Stigma Kusta Dinilai Hambat Kesempatan Kerja Penyintas
Sabtu / 11-07-2026, 20:42 WIB
Kasus BPR SAWA Masuk Penuntutan, OJK Perkuat Pengawasan
Sabtu / 11-07-2026, 20:42 WIB
OJK Terbitkan Aturan Baru Perluas Perdagangan Karbon
Sabtu / 11-07-2026, 20:42 WIB
Pesawat F-16 Angkatan Udara Portugal Dipajang di Tengah Kota Viana
Sabtu / 11-07-2026, 20:42 WIB
CEO Palo Alto Networks Minta Harga AI Diturunkan Drastis
Sabtu / 11-07-2026, 20:41 WIB







